PD. PPJ Klaim Pengelolaan Parkir di Pasar TU Sesuai SK Walikota Bogor, Operasi Dihentikan Sementara

Pos Secure Parking di Pasar Induk Kemang, Kota Bogor (Dok. KM)
Pos Secure Parking di Pasar Induk Kemang, Kota Bogor (Dok. KM)

BOGOR (KM) – Pasar Induk Kemang (Pasar TU) Kota Bogor masih dalam proses penyelesaian permasalahan pengelolaan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan PT. Galvindo Ampuh yang hingga hari ini Rabu 25/04/2018, masih belum usai.

Adanya PT. Atmosfer Kreasi Mandiri yang ditunjuk oleh Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor untuk mengelola parkir di Pasar TU menambah kekisruhan yang ada di Pasar TU.

Sebelumnya, Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota memanggil PT. Galvindo Ampuh, PT. Atmosfir Kreasi Mandiri dan beberapa paguyuban pedagang untuk sepakat menjaga kondusifitas di Pasar TU sampai adanya penyelesaian permasalahan yang ada.

Direktur Utama PD PPJ Kota Bogor Andri Latief mengaku bahwa keputusan pihaknya untuk mengelola perparkiran di pasar tersebut sudah sah.

“Berdasarkan SK Walikota Bogor tahun 2012 tentang pengelolaan Pasar, salah satunya Pasar TU dan juga rekomendasi Badan Pengawas (BP) PD PPJ Kota Bogor untuk segera mengelola Pasar TU, maka untuk pengelolaan parkir PD. PPJ berkerjasama menunjuk PT. Atmosfir Kreasi Mandiri untuk mengelola Perparkiran di Pasar TU,” jelasnya kepada kupasmerdeka.com melalui pesan selular Rabu 25/04/2018.

Advertisement

“Kerjasama PT. Atmosfir adalah pihak ketiga pengelolaan parkir di Pasar TU, kerjasama atau MOU secara rinci dan teknis bisa dijelaskan oleh Direktur Umum dan tim usaha jasa PD PPJ.”

Andri menuturkan, “saya selaku Direktur Umum menyetujui setelah semua prosedur dan aturan dilalui,” kata Andri.

Saat ditanya mengenai proses penunjukan PT. Atmosfir Kreasi Mandiri sebagai pihak ketiga yang mengelola parkir di Pasar TU apakah melalui proses lelang, Andri Latief mengatakan bahwa “prosedur sudah dilalui, pastinya proses lelangpun sudah dilaksanakan.”

“Ya pastinya proses lelang di lalui hingga dapat menunjuk PT. Atmosfir sebagai pihak ketiga,” kata Andri.

Saat ini, lanjut Andri, PD PPJ Kota Bogor dan PT. Atmosfir masih dalam ikatan kerjasama.

“Dengan adanya permasalah antara Pemkot dan PT. Galvindo, PD. PPJ meminta untuk tidak melakukan operasional terlebih dahulu, aktifitas hanya menjaga aset yang sudah terpasang saja,” tutupnya.

Sementara pihak PT. Atmosfir Kreasi Mandiri hingga saat ini belum bisa ditemui dan diminta keterangan terkait kerjasama dengan PD PPJ Kota Bogor.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*