KUPAS KOLOM: Batalkan Tiga Proyek Sekretariat Daerah Kota Bekasi!

Direktur CBA, Uchok Sky Khadafi
Direktur CBA, Uchok Sky Khadafi

Oleh Uchok Sky Khadafi*

Kali ini, CBA (Center For Budget Analysis) mengangkat 3 lelang yang sedang dilaksanakan oleh kelompok kerja B barang/Jasa bagian Fasilitas pengadaan Barang & Jasa Sekretariat Daerah Kota Bekasi  tahun anggaran 2018.

Ketiga lelang ini, sumber pendanaan berasal dari dua lelang berasal dari Bantuan DKI Jakarta tahun anggaran 2017/ 2018, dan satu lelang lagi sumber pendanaan berasal dari APBD Kota Bekasi.

Kemudian sumber pendanaan yang berasal dari bantuan Pemerintah DKI Jakarta tahun 2017/2018 yaitu proyek pembangunan Flyover Cipendawa sebesar Rp.750.000.000,  dan pembangunan Flyover Rawa Panjang Rp.750.000.000.

Sedangkan sumber pendanaan yang berasal dari APBD kota Bekasi tahun anggaran 2018 yaitu proyek lanjutan Pembangunan Jembatan diatas Tol Caman dan penataan Simpang Caman sebesar Rp.675.000.000.

Jadi ketiga proyek diatas saat ini sedang proses lelang dengan total anggaran sebesar Rp.2.175.000.000. Tetapi dari pemantauan CBA, ada dugaan ketiga proyek lelang ini, lelangnya tidak normal atau diduga diatur dengan dibuktikan ada indikasi dalam persyaratan kualifikasi untuk memenangkan perusahaan tertentu.

Atau Pihak pemda Kota Bekasi sudah “mengunci” dalam persyaratan agar perusahaan tertentu memenangkan lelang. Dan kuncian tersebut adalah sebagai berikut :

“Bagi perusahaan yang tidak menyampaikan pengalaman pengadaan dan pemasangan gelagar pracetak panjang minimal 40 – 50 m selama kurun waktu 10 tahun terakhir, maka dinyatakan gugur”

Jadi sudah jelas, persyaratan diatas merupakan sebuah kuncian untuk menenangkan perusahaan tertentu. Karena jarang perusahaan punya pengalaman spesifik untuk pemasangan gelagar pracetak panjang minimal 40 – 50 m selama kurun waktu 10 tahun terakhir.

Ini artinya, ada perusahaan yang ikut lelang dalam tiga proyek tersebut, sudah punya pengalaman spesefik seperti itu, dan sedang ikut dalam proses lelang tersebut. Hal ini sebetulnya sudah diduga bahwa tiga proyek tersebut, sudah ada  perusahaan pemenang lelangnya sebelum lelang diumumkan.

Maka untuk itu, kami dari CBA meminta kepada Walikota Bekasi atau sekretaris daerah kota Bekasi untuk segera membatalkan ketiga lelang tersebut, dan Hapus persyaratan tersebut, dan laku lakukan lelang ulang. Serta Kalau, tidak ada pembatalan, kami CBA akan melaporkan ke KPK.

Selain itu, diminta kepada DPRD DKI Jakarta untuk mengawasi bantuan keuangaan pemda DKI Jakarta kepada pemda Kota Bekasi agar bantuan keuangaan dalam bentuk proyek proyek

Pembangunan Flyover Cipendawa sebesar Rp.750.000.000,  dan Pembangunan Flyover Rawa Panjang Rp.750.000.000 segera dibatalkan karena diduga lelangnya sudah diatur.

 

*Direktur, Center For Budget Analysis (CBA)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*