Kritisi Perpres TKA, Politisi Demokrat: “Jangan Sampai TKI Jadi Penonton di Negeri Sendiri”

Politisi Partai Demokrat, Ayub Khan (stock)
Politisi Partai Demokrat, Ayub Khan (stock)

JAKARTA (KM) – Anggota Komisi IX DPR-RI Ayub Khan menegaskan bahwa Perpes No. 20 tahun 2018 yang mengatur Tenaga Kerja Asing (TKA) dampaknya akan dirasakan oleh para pekerja di dalam negeri.

“Adapun yang disampaikan oleh Menteri [bahwa] Perpres ini mengatur penyederhanaan prosedur administratif, atau tepatnnya penyederhanaan perizinan, dampaknya pasti ada,” ujarnya kepada wartawan, Kamis 26/4/2018.

Ayub menilai bahwa selama ini pemerintah masih “belum cukup” memberikan peluang kerja dengan gaji yang cukup pula untuk masyarakat Indonesia.

“Namun tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia semakin banyak,” lanjutnya.

Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, selama ini pemerintah juga belum mampu memberikan pendidikan vokasi yang baik kepada tenaga kerja dalam negeri.

Advertisement

“Masih banyak yang perlu di perbaiki oleh pemerintah khusus tenaga kerja dalam negeri, agar kualitas tenaga kerja kita meningkat. Pemerintah dalam hal ini harus benar-benar hadir sesuai amanah UUD,” tuturnya.

Ayub memprediksi apabila pemerintah bisa meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia, dan memberikan lowongan bagi tenaga kerja Indonesia, tenaga kerja dalam negeri tidak akan jadi penonton di negeri sendiri.

“Tetapi kita mampu bersaing dengan tenaga kerja asing baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Sehingga di era globalisasi dan di era MEA maupun AFTA kita tidak tertinggal dengan Negara lainnya, sehingga kita mampu bersaing,” pungkasnya.
( Indra Falmigo )

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*