Gugatan Kasus Penggusuran Warga Bojonggede Masuk Tahap Awal Di PN Cibinong

BOGOR (KM) – Gugatan Perbuatan Melawan Hukum telah masuk babak awal sebagai lanjutan atas kasus pembongkaran yang telah terjadi pada 30 November 2017 lalu di jalan raya Bambu Kuning Desa Bojonggede, Kecamatan Bojong Gede, oleh Satpol PP Kabupaten Bogor beserta jajaran terkait.

Kesedihan masih menyelimuti warga gusuran Bojong Gede di Pengadilan Cibinong pada Selasa pagi usai persidangan.

Kuasa Hukum dari warga terdampak penggusuran, Arkan Cikwan, menerangkan bahwa pada persidangan, hanya sebagian dari pihak tergugat yang hadir.

“Gugatan kami sudah masuk, sementara tergugat 1 dan 4 tidak hadir, dalam arti yang turut tergugat satu BPN dan tergugat empat adalah Notaris,” ucapnya.

“Sedangkan pihak tergugatnya yang tunggal dengan perbuatan yang satu yaitu Bupati, gugatannya adalah perbuatan melawan hukum, karena mereka telah sewenang-wenang memporak porandakan bagunan, rumah, ruko dan lain-lain. Dalam mengambil kebijakan yang kurang manusiawi dengan cara membongkar paksa tanpa adanya ganti rugi,” tuturnya.

Advertisement

Hal itu dibenarkan oleh Yadi, salah satu warga gusuran yang ikut mendampingi pengacaranya.

“Ibu saya rumahnya sudah dibongkar, semestinya hari ini Kades hadir dong di persidangan, liat warganya yang sedang berjuang, kalau benar dia ingin membela warganya. Kades kan dipilih dari warga, bukan dari Camat ataupun bupati,” cetusnya.

Rencana persidangan gugatan melawan hukum akan dilanjutkan pada Rabu, minggu depan (2/5/18) di pengadilan Cibinong.

Reporter: man

Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

1 Comment

  1. Muhammad Fiqri 29/11/2018 at 4:04 pm

    Kelanjutan dari kasus ini gimana ya?

Leave a comment

Your email address will not be published.


*