Benteng Pajajaran Endus Indikasi Pungli Pada Pungutan “Iuran Listrik” Kepada PKL Taman Topi

Kawasan PKL di sekitar Taman Topi, Kota BOgor (dok. KM)
Kawasan PKL di sekitar Taman Topi, Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Aktivis ormas Benteng Pajajaran yang melintas di kawasan Taman Topi, Kota Bogor, melaporkan adanya indikasi pungutan liar terhadap para pedagang kaki lima dengan dalih “pembayaran iuran listrik” yang dikelola oleh seseorang yang bernama “Bagol”, Jumat malam 6/4.

Panglima Benteng Padjajaran (BP) Hendra Kanibal saat diwawancarai oleh kupasmerdeka.com mengatakan bahwa dirinya menghentikan pemungutan pembayaran listrik tersebut dan berusaha untuk meminta penjelasan dari Bagol.

“Bagol selaku pengelola listrik PKL setelah dihubungi oleh wakilnya mengatakan sedang berada di luar kota Bogor. Maka saya meminta perwakilannya untuk datang ke lokasi,” tegas Hendra.

“Kami ingin tahu kemana uang pembayaran listrik tersebut yang memang ternyata satu lampu dikenakan pembayaran sebesar Rp.30.000 per bulan di setiap PKL, sedangkan pedagang PKL berjumlah kurang lebih 200 pedagang. Modus ini sudah berjalan kurang lebih hampir 5 tahun, apakah ada oknum-oknum instansi pemerintah Kota Bogor yang berada di dalamnya? Pokoknya saya akan tindak lanjuti masalah pemungutan ini,” ungkap panglima BP itu dengan nada kesal.

Salah satu pedagang kaki lima yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, “memang setiap bulannya ada yang mengambil iuran lampu. Ya saya sih memang tahunya uang itu untuk pembayaran lampu, kalau masalah uang itu dikemanakan saya tidak tahu, yang jelas saya di sini bisa usaha,” singkatnya.

Reporter : Budi
Editor : HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*