Arifin Himawan: “Bima Arya Menguasai Permasalahan di Kota Bogor”

BOGOR (KM) – Arifin Himawan, sosok yang setiap tahun sukses mengadakan Bogor Street Festival atau biasa disebut pesta rakyat Cap Go Meh (CGM) di Vihara Dhanagun Jalan Suryakencana, Kota Bogor, mengungkapkan niatnya untuk maju di Pemilihan legislatif (Pileg) Kota Bogor 2019 mendatang.

Arifin Himawan membenarkan bahwa dirinya akan maju pada Pileg 2019 di dapil Bogor Tengah dan Timur saat ditanya awak media pada sebuah acara di bilangan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, Minggu 01/04/2018.

Namun, kata Arifin, saat ini dirinya tengah fokus untuk mengawal dan memenangkan pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor nomor urut 3, yakni Bima Arya dan Dedie A Rachim (BADRA).

Arifin menjelaskan, dirinya harus memenangkan paslon BADRA karena dia merupakan kader dari Partai Golkar, dimana partainya itu merupakan partai pengusung pasangan Bima Arya dan Dedie Rachim. Maka demikian, dirinya siap berkolaborasi dengan tim untuk memenangkan BADRA.

“Saat ini saya belum terlalu jauh untuk membahas pencalonan saya di legislatif, biar proses ini berjalan dengan sendirinya. Yang saya fokuskan sekarang yaitu memenangkan BADRA di Pilwalkot Bogor dan menjadikan kang Bima memimpin Kota Bogor untuk kedua kalinya,” kata Arifin (01/04).

Selain perintah Partai, Arifin melihat paslon yang diusung oleh partainya itu merupakan sosok pemimpin yang ideal dan cocok untuk memimpin Kota Bogor lima tahun kedepan. Apalagi, kata Arifin, calon yang dipinang kang Bima itu merupakan sosok yang bersih dan mantan pejabat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Dengan hadirnya kang Dedie sebagai calon wakilnya kang Bima maka Kota Bogor kedepannya akan mencerminkan pemerintahan Kota Bogor yang baik tanpa ada korupsi. Sehingga, masyarakatnya betul-betul bisa mendapatkan haknya tanpa ada pemotongan atau pengurangan daripada proyek yang berjalan di Kota Bogor.

“Saya melihat kang Bima itu sosok tokoh muda, beliau juga cukup menguasai permasalahan di Kota Bogor dan kita butuh seseorang seperti kang Bima. Jadi beliau (Bima Arya) layak untuk maju kedua kalinya dan diharapkan bisa tuntaskan permasalahan di Kota Bogor. Ditambah lagi dengan hadirnya kang Dedie selaku calon wakilnya, jadi Bima–Dedie merupakan pasangan calon yang lengkap untuk menyelesaikan lima tahun kedepan,” ujarnya.

Masih kata Arifin, partai Golkar mengawal paslon Walikota dan Wakil Walikota itu bukan sekedar saat Pilkada saja, tapi sampai akhir dengan harapan kinerja walikota ini bisa sesuai dengan harapan partai, yaitu walikota harus bisa menyejahterakan masyarakatnya. “Ya, kita partai Golkar bukan hanya mendorong terus ditinggalkan, tapi menuntaskan sampai lima tahun kedepan,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*