Anggap Reformasi Masih Jauh dari Cita-cita, Ratusan Mahasiswa Geruduk Istana Merdeka

Aksi demo aliansi BEM PTMI Se-Indonesia di depan Istana Merdeka, Jakarta 27/4 (dok. KM)
Aksi demo aliansi BEM PTMI Se-Indonesia di depan Istana Merdeka, Jakarta 27/4 (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia (BEM PTMI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat 27/04/2018.

Aksi tersebut merupakan bentuk kritikan mahasiswa terhadap 20 tahun perjalanan reformasi di negeri ini yang dinilai masih banyak memiliki persoalan yang “sangat kompleks.”

Koordinator lapangan, Okta, mengatakan bahwa perjalanan panjang reformasi sekarang “sangat jauh dari cita-cita reformasi 20 tahun silam.”

“Apa yang menjadi tuntutan reformasi dulu itu tidak dijalankan dengan baik oleh Pemerintah, salah satunya penumpasan korupsi dan kriminalisasi mahasiswa yang masih dipertontonkan di negeri ini,” ungkapnya kepada awak media kemarin (27/4).

Senada dikatakan Koordinator Pusat BEM PTMI Rahmat Syarif, bahwa Pemerintah seharusnya” menjalankan dengan baik apa yang menjadi cita-cita reformasi.”

“Penegakan supremasi hukum harus dijalankan oleh pemerintah, namun hari ini hukum masih tetap tumpul ke atas dan tajam ke bawah.”

“Belum lagi masalah nota kesepakatan antara Polri dan TNI, jelas ini arahannya ke Dwifungsi ABRI gaya baru seperti yang terjadi di Era Orde baru dulu.”

“Dalam aksi ini kami menegaskan bahwa kami menyuarakan aspirasi rakyat dan mengkritik setiap kebijakan Pemerintah yang dinilai merugikan rakyat,” kata Syarif.

“Kami akan tetap konsisten dalam mengawal dan mengontrol setiap kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat,” tegasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*