Tasblock Industry Indonesia Gunakan IMB Perusahaan Lain, LSM GMAKS Tuding ada Pelanggaran

SERANG (KM) – Ketua LSM Gerakan Moral Anti Kriminalitas (GMAKS) Kabupaten Serang Banten, Markani Blak mengatakan bahwa pihaknya menduga perusahaan PT Tasblock Industry Indonesia belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Pasalnya saat dihubungi, pihak Human Resource Development (HRD) perusahaan tersebut tidak dapat membuktikan nomor registrasi IMB untuk gedungnya.

Dia meminta kepada pemerintah Kabupaten Serang agar segera melakukan pemeriksaan administrasi Tasblock Industry Indonesia untuk mengetahui kebenarannya dan jika memang terbukti ada perubahan konstruksi dan bangunan, pemerintah setempat agar menindak tegas sesuai dengan amanat aturan dan peraturan jika memang payung hukumnya jelas.

“Jangan sampai takut dalam melakukan penindakan. Dan agar menjadi contoh kepada perusahaan lain dan tidak seenaknya jika ingin mendirikan perusahaan di Kabupaten Serang,” tegas Markani kepada kupasmerdeka. com saat dihubungi Kamis (1/3/2018).

“Jika terjadi sesuatu terhadap gedung tersebut berarti yang disalahkan atas nama perusahaan yang terdaftar di perizinan,” tambahnya.

“Berdasarkan aturan dan peraturan yang telah ditetapkan baik pemerintah pusat dan daerah, setiap perusahaan diwajibkan untuk memiliki semua perizinan. Salah satu perizinan yang wajib di miliki adalah Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 11 Tahun 2013 tentang Retribusi Perijinan Tertentu dan Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 05 tahun 2013 tentang Bangunan Gedung dan Lingkungan,” kata dia.

PT. Tasblock Industry Indonesia didirikan sebagai bagian dari perluasan di Asia dengan merek TASBLOCK selama 20 tahun dalam berinovasi dan mengembangkan produk bangunan komposit terbarukan dan lingkungan terbarukan. Perusahaan tersebut mengaku mengembangkan dan menyediakan teknologi “Green Building” berwawasan lingkungan dan mendorong kelestarian lingkungan di industri konstruksi.

Sementara itu Nanang Suherman, Kasi Penerbitan dan Pelaporan Bidang Perijinan Tertentu dan Non Perijinan (DPMPTSP) Kabupaten Serang saat dikonfirmasi melalui WhatsApp Jumat (2/3/2018) menjelaskan bahwa berdasarkan data arsip yang dimiliki, PT. Tasblock Industry Indonesia telah memiliki ijin lokasi pada tahun 2017. Adapun IMB yang dimiliki adalah masih IMB atas nama PT. Toyolamo yang dikeluarkan pada tahun 1992. Berdasarkan Perda Nomor 5 tahun 2013 tentang Bangunan Gedung dan Lingkungan, IMB masih berlaku selama tidak ada perubahan fungsi dan konstruksi bangunan. Apabila ada bangunan yang dibangun di luar IMB yang dimaksud, harus mengajukan IMB tambahan/pengembangan,” jelas Nanang.

Reporter: Marsono
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*