Sidang Kasus Pembakaran Sekolah Palangkaraya Dianggap Mengulur-ulur Waktu

(dok. KM)
(dok. KM)

JAKARTA (KM) – Sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat terkait kasus pembakaran beberapa Sekolah Dasar di Palangkaraya, Kalimantan Tengah dengan terdakwa Yansen Alison Binti, akhirnya kembali digelar pada hari Senin 5/3 kemarin, setelah jadwal sidang Senin sebelumnya sempat tertunda lantaran Jaksa Penuntut Umum tidak dapat menghadirkan saksi penjual minyak yang diminta Hakim.

Sidang yang dijadwalkan akan berlangsung Pukul 13.00 Wib itu, ternyata sempat pula molor hingga pukul 14.25 WIB sehingga menimbulkan kekhawatiran dari pihak keluarga Yansen Alison Binti, kalau sidang akan kembali ditunda.

Dalam sidang tersebut, dua saksi penjual minyak, Erta dan Siti Juleha ketika menjawab beberapa pertanyaan Hakim, Jaksa dan Pengacara Yansen terkesan tidak mengerti apa-apa dengan banyak menjawab tidak tahu pada beberapa pertanyaan.

Melihat keadaan tersebut, Sastiono Kesek, pengacara Yansen Alison Binti, saat ditanyakan terkait jalannya proses persidangan terhadap kasus kliennya tersebut, mengaku “banyak melihat kejanggalan yang dipertontonkan dalam proses persidangan berlangsung hari ini serta hari-hari sebelumnya.”

Reporter: Goesti
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*