Polres Bogor Ungkap Kronologis Penangkapan Sopir Taksi Online Yang Bunuh Penumpang Wanitanya

Sat reskrim Polres Bogor mengungkap kasus pembunuhan seorang wanita yang mayatnya ditemukan di daerah Cibinong
Sat reskrim Polres Bogor mengungkap kasus pembunuhan seorang wanita yang mayatnya ditemukan di daerah Cibinong

BOGOR (KM) – Sat Reskrim Polres Bogor menggelar Press Release mengungkap kasus pembunuhan seorang wanita yang mayatnya ditemukan di daerah Cibinong, Sabtu (17-03-2018).

Menurut keterangan dari pihak Polres Bogor, tersangka FH (28) dan FD (28) berangkat dari restoran McDonald’s Pemda Cibinong menuju ke daerah Jakarta dengan mengendarai 1 unit mobil Suzuki Ertiga yang dikemudikan oleh tersangka FH yang merupakan seorang sopir taksi online.

Kemudian pada hari Minggu (18-03-2018) jam 02.20 WIB dinihari, sesampainya di daerah Kemang, Jakarta Selatan, FH mendapat order taksi online dari seorang perempuan yang bernama Siska di handphonenya, meminta diantar dari Hotel Casendra Jakarta Pusat ke Haris Hotel Tebet kemudian menjemput korban dari Hotel Casendra menuju Hotel Haris, akan tetapi korban tidak diturunkan di Hotel Haris melainkan dibawa ke arah tol Jagorawi.

Selanjutnya, sebelum masuk tol, korban diancam dengan menggunakan samurai kecil dan dilakban tangannya dan diminta sejumlah uang sebesar Rp. 20 Juta dan disuruh menelepon kepada keluarganya. Setelah sampai di Rest Area KM 34 Tol Jagorawi Sentul, tersangka FH turun ke ATM untuk mengecek ATM BCA dan Bank Mandiri milik korban. Setelah ATM dicek dan ternyata kosong, tersangka kembali ke Bogor, kemudian mobil berangkat dan keluar di Kota Bogor.

Sebelum pintu keluar tol, tersangka FH mencekik leher korban sampai tidak bergerak dan menyumpal muka korban dengan tisu basah dan ditambah dengan dompet motif bunga. Setelah dianggap tidak bernafas kemudian FH menutup kepala korban dengan menggunakan tiga buah plastik selanjutnya mengarahkan mobil ke arah jalan Pajajaran menuju ke Talang, kemudian belok kiri ke arah Karadenan melewati lampu merah PDAM. Sesampainya di komplek Ruko Cibinong Griya Asri, tersangka FH 28 menurunkan korban di semak-semak pintu darurat Perumahan Cibinong Griya Asri.

Selanjutnya, kedua tersangka tersebut menuju ke McDonald’s untuk mengambil mobil tersangka FD, kemudian FD pulang sedangkan tersangka FH dengan membawa barang-barang milik korban pergi ke daerah Bubulak untuk membuang tas dan siang harinya tersangka FH ke Mall Jambu Dua untuk menjual handphone korban tipe Vivo.

Kemudian Sat Reskrim Polres Bogor melakukan penyelidikan dan menangkap kedua tersangka di Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Adapun kedua tersangka merupakan warga Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi yaitu sepasang sepatu sandal warna coklat muda, lakban hitam, baju warna abu-abu, kaos warna putih, celana dalam warna merah muda, bra berwarna hitam, dompet bercorak bunga, dua buah kantong plastik, celana dalam warna hitam, jam tangan, satu unit mobil Suzuki Ertiga warna putih, satu roll lakban warna hitam, 1 bilah Samurai kecil, satu handphone merk Samsung, 1 handphone merk Vivo, satu handphone merek BlackBerry, 1 dompet motif bunga, satu pasang sepatu high heels warna hitam dan identitas korban seperti KTP, NPWP, kartu berobat BPJS, dua buah flashdisk dan 1 pasang anting milik korban.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat (4) KUHP, Pasal 338 KUHP dan Pasal 340 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang pembunuhan dan atau pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun.

Reporter: ayub

Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*