Pengeboran Lepas Pantai Kawasan Aceh Timur Diduga Secara Diam-Diam

Sosialisasi proyect Geophysical tingkat Panglima Laut Lhok Dalam Kabupaten Aceh Timur, Jumat 2/3/2018 (Dok. KM/ZK)
Sosialisasi proyect Geophysical tingkat Panglima Laut Lhok Dalam Kabupaten Aceh Timur, Jumat 2/3/2018 (Dok. KM/ZK)

ACEH TIMUR (KM) – PT. Pertamina Hulu Energi NSO (PHE NSO) akan melakukan pengeboran lepas pantai di kawasan Kabupaten Aceh Timur di tahun 2018 ini.

Adapun pengeboran lepas pantai ini akan dilakukan di 3 titik, yakni:

1. Koordinat Sumur R2, Lintang : 05° 41′ 15,06° N, Garis Bujur : 97° 59′ 17,85° E

2. Koordinat Sumur XLLL, Lintang : 05°42′ 20° N, Garis Bujur : 98°03′ 9,80° E.

3.Koordinat Sumur S2, Lintang : 05° 42′ 32,74° N, Garis Bujur : 98° 06′ 34,77° E. Dengan jarak 40-50 mil dari garis pantai dan luas 340 Km² untuk kedalaman 100-110 m.

Menurut koordinator Lapangan PT. PHE NSO dalam acara Sosialisasi Proyek Geophysical tingkat Panglima Laut se-Aceh Timur di Aula Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Aceh Timur, Tajuddin, Jumat 2/3/2018, proyek pengeboran lepas pantai ini akan mulai dikerjakan pada bulan Juni 2018 dan pihaknya memohon bantuan serta dukungan dari seluruh Panglima Laut untuk bisa menggalang kerjasama dari pihak masyarakat, khususnya para nelayan.

“Kami sangat memohon dukungan dari seluruh Panglima Laut Lhok Dalam Aceh Timur untuk bisa bekerja sama, supaya tidak terjadi selisih paham antara masyarakat dengan PT PHO NSE saat proses pengerjaan berlangsung,” ujarnya.

Acara sosialisasi ini merupakan tindak lanjut setelah sebelumnya sudah melaksanakan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur di Royal Hotel pada 17 Februari yang lalu.

Namun informasi terkait proyek besar tersebut dianggap tertutup dari publik karena sejauh ini tidak ada pemberitaan di media massa manapun, baik di media elektronik, cetak, maupun televisi.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Tajuddin mengakui bahwa pihaknya tidak memberitahu pers.

“Ini masih tahap awal permulaan, sehingga tidak kami beritahu kepada Awak Pers,” kata Tajuddin menjawab pertanyaan wartawan KM.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, selaku penanggung jawab perairan Kabupaten Aceh Timur, Syawaluddin, mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui bahwa hari ini ada acara sosialisasi proyek Geophysical tingkat Panglima Laut oleh PT. PHO NSE di aula kantornya.

“Saya tidak tahu hari ini tidak ada acara, karena acara ini sudah 4 kali ditunda, dan masalah tidak memberitahukan awak pers tentang pelaksanaan pengeboran lepas pantai itu urusan PT. PHO NSE,” kilahnya.

Reporter: ZK
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*