Kasus Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis, KPK Sita 8 Kontainer Dokumen, Tahan 2 Pejabat

Gedung KPK di Jakarta (stock)
Gedung KPK di Jakarta (stock)

PEKANBARU (KM) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan terhadap kantor salah satu kontraktor di Jalan Wonosari 141A Tangerang Tengah, Marpoyan, Pekanbaru, pada Rabu 21/03/2018.

Penggeledahan tersebut terkait proyek jalan di Kabupaten Bengkalis yang menyebabkan kerugian Rp 80 miliar. Project Multi Year tersebut dieksekusi oleh mantan Bupati Bengkalis dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bengkalis.

Dalam proses yang dilakukan KPK, beberapa pejabat daerah dan Rekanan Kontraktor sudah menjadi tersangka, bahkan sebagian sudah ditahan di hotel prodeo oleh petugas penegak hukum tindak pidana korupsi.

“Hari ini penyidik KPK menggeledah sejumlah tempat di Pekanbaru. Penggeledahan di kantor salah satu kontraktor terkait kasus dugaan korupsi di Bengkalis,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu 21/3/2018.

Dari penggeledahan, menurut Febri sejumlah dokumen terkait proyek disita di lokasi tersebut. “Saat ini tim penyidik telah berpindah untuk melakukan geledah di lokasi lain, yang di duga ada keterlibatan dalam tindak pidana korupsi ini.”

“Kami sudah melakukan penggeledahan sejak Senin (19/3) kemarin. Ya sebelumnya kami menggeledah kantor DPRD dan Dinas PU Bengkalis dan menyita 8 kontainer berkas dan dokumen-dokumen proyek jalan,” kata Febri.

Dalam kasus ini, lanjut Febri, “KPK sudah menetapkan 2 tersangka, “yaitu Sekda Dumai M Nasir sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) ketika masih menjabat Kadis PU serta Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar.”

“Keduanya disangka memperkaya diri atau korporasi terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Kecamatan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, Riau, tahun anggaran 2013-2015. Dalam kasus ini, indikasi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp 80 miliar,” pungkasnya.

Reporter: amir
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*