Budayawan Bogor Deklarasikan “Paguyuban ABADI” untuk Pemenangan Bima-Dedie

Pasangan Nomor Urut 3 di bursa Pilkada Kota Bogor 2018 Bima Arya - Dedie Rachim (BADRA) Bersama Ki Wulung saat deklarasi Posko ABADI, Rabu 28/2 (dok. KM)
Pasangan Nomor Urut 3 di bursa Pilkada Kota Bogor 2018 Bima Arya - Dedie Rachim (BADRA) Bersama Ki Wulung saat deklarasi Posko ABADI, Rabu 28/2 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Muhammad Hafiiz R Siregar atau yang akrab disapa Ki Wulung mendeklarasikan Paguyuban Aing Bima Arya-Dedie Rachim (Abadi), Selasa (27/02/2018).

Ki Wulung menyatakan, paguyuban yang didirikannya merupakan hasil inisiatif dari berbagai komunitas yang ada di Kota Bogor, untuk sama-sama bersinergi dalam pemenangan paslon nomor 3, Bima-Dedie. Saat ini, tak kurang dari 3.000 warga Kota Bogor tergabung dalam paguyuban tersebut.

“Saat ini Abadi Bogor sendiri sudah terbentuk di 6 kecamatan dan beberapa kelurahan se-Kota Bogor. Insya Allah, dalam waktu dekat ini semua sudah terbentuk dan kedepan akan terus bertambah anggota kami,” ungkapnya kepada awak media (27/02).

Menurutnya, Paguyuban Abadi ini berfungsi sebagai poros, artinya komponen masyarakat yang ada didalamnya bukanlah tim sukses. Melainkan, pihak yang ingin bersinergi terus bersama Bima-Dedie jika kelak terpilih nanti sebagai pemimpin Kota Bogor.

“Kami ini bukan timses, jadi kami ini partner mereka di masyarakat. Untuk memenangkan dan mengenalkan program-program mereka ke masyarakat. Tidak sekedar dalam masa pilkada saja, tetapi seterusnya jika memang pasangan Bima-Dedie yang terpilih,” paparnya.

Sementara itu, Bima Arya mengaku bersyukur jika semakin banyak warga Kota Bogor yang mendukung pencalonannya untuk menjabat dua periode di Kota Bogor. Baginya dukungan tersebut merupakan tambahan energi dari akar rumput, khususnya dari tokoh-tokoh yang biasa berkecimpung di lapangan dan memiliki jaringan yang kuat.

“Ini vitamin baru di akar rumput. Kami sangat bersyukur mendapatkan tambahan energi ini,” ujar Bima.

Dalam deklarasinya, Bima juga menyampaikan pesan kepada struktur Paguyuban Abadi Bogor agar bersama-sama meyakinkan warga untuk memberikan kesempatan kepadanya menuntaskan yang belum tuntas di Kota Bogor.

Selain itu, ia berpesan agar berkampanye dengan positif, menghindari gaya kampanye menyebar hoax, kampanye negatif hingga kampanye hitam. Petahana tersebut juga meminta agar berkampanye secara elegan, santun, etis hingga inspiratif.

“Intruksi ini juga diberikan kepada semua barisan, relawan dan partai untuk mengikuti dua pesan itu. Mereka sudah mulai bergerak hari ini untuk melakukan pergerakan di masing-masing wilayah,” ungkapnya.

Di sisi lain, Bima juga tak henti-hentinya mendoakan agar Pilkada di Kota Bogor mencerahkan, menyejukkan dan menyatukan masyarakat.

“Mencerahkan artinya memberikan pendidikan kepada warga Bogor, menyejukkan tidak membuat situasi menjadi panas, menyatukan artinya tidak membelah kepada kita, itu doa saya di baitullah,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*