Analis: “Lonjakan Proyek Pemkot Bogor Di 2018 Sangat Drastis dan Mencurigakan”

Jajang Nurjaman, Koordinator Investigasi Center For Budget Analysis (CBA) (dok. KM)
Jajang Nurjaman, Koordinator Investigasi Center For Budget Analysis (CBA) (dok. KM)

BOGOR (KM) – Menurut data yang dikumpulkan oleh Center for Budget Analysis, di tahun 2018 sedikitnya Pemkot Bogor memiliki 1.259 kegiatan. Guna menunjang ribuan kegiatan ini Pemkot Bogor akan melaksanakan 4.166 paket proyek mulai dari pengadaan barang jasa konstruksi serta lainnya.

Jika dibandingkan dengan jumlah paket proyek di tahun sebelumnya (2017) ada lonjakan jumlah paket proyek yang cukup drastis. Dimana sebelumnya hanya sejumlah 3.878 paket, padahal dari sisi kegiatan lebih banyak di tahun 2017 yakni 1.864.

“Hal ini perlu diwaspadai, karena tidak menutup kemungkinan ada praktik pemecahan paket proyek di sejumlah kegiatan Pemkot Bogor. Praktik pecah proyek merupakan modus lama yang sering dilakukan oknum pejabat di pemerintah daerah, hal ini dilakukan guna mendapatkan keuntungan. Biasanya oknum pemerintah kongkalikong dengan pihak swasta terkait paket-paket proyek yang akan dijalankan,” kata Koordinator Investigasi CBA, Jajang Nurjaman dalam rilis pers nya yang diterima KM pagi ini.

Selain ada kejanggalan antara jumlah kegiatan dengan paket proyek yang cukup jomplang, dari sisi realisasi program juga Pemkot Bogor “cenderung buruk”.

“Contohnya pencapaian belanja di tahun 2016 hanya 87,20 persen saja dari target yang ditetapkan. Bahkan yang disayangkan di tahun yang sama terkait pos anggaran yang cukup produktif dan bisa dirasakan masyarakat Kota Bogor yakni belanja modal hanya sanggup tercapi 78,75 persen saja atau senilai Rp 552,4 miliar,” lanjut Jajang.

Terkait program yang disusun pemkot bogor dengan kemampuan realisasi anggaran yang masih rendah, hal ini bisa menjadi “lingkaran setan”.

“Jangan sampai program yang disusun sengaja dibikin molor agar bisa direalisasikan di akhir tahun, kalau sudah begini sangat rawan tindakan penyelewengan,” ujarnya.

“Untuk itu Center for Budget Analysis mendorong pihak terkait, seperti pejabat inspektorat Kota Bogor selaku aparat pengawas internal pemerintah (APIP) benar-benar melakukan perannya dengan maksimal serta pihak kejaksaan negeri setempat turut aktif mengawsi. Jangan sampai APBD Kota Bogor bocor dan dicuri oknum-oknum tidak bertanggung jawab,” tutupnya.

Reporter: Red
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*