Rektor IPB Ungkapkan “Rasa Duka Mendalam” Atas Meninggalnya 2 Mahasiswa yang Ikuti Kegiatan LDK

Rektor IPB Dr Arif Satria saat diwawancarai mengenai tewasnya 2 mahasiswa IPB di Sungai Cikidang Ciapus, Kabupaten Bogor, Senin 26/2 (dok. KM)
Rektor IPB Dr Arif Satria saat diwawancarai mengenai tewasnya 2 mahasiswa IPB di Sungai Cikidang Ciapus, Kabupaten Bogor, Senin 26/2 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Duka menyelimuti kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) pasca tewasnya 2 mahasiswa di Sungai Cikidang, Ciapus, Kabupaten Bogor, kemarin (25/02/2018) saat mengikuti kegiatan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al Hurriyah IPB.

Terkait hal tersebut Rektor IPB Dr. Arif Satria menyampaikan, “saya pribadi menyampaikan rasa duka yang mendalam terkait dengan 2 mahasiswa IPB yang meninggal dunia saat mengikuti kegiatan LDK tersebut,” ungkapnya usai menghadiri peresmian di SEAMEO Biotrop, Tajur Kota Bogor Senin 26/02/2018.

“Pelepasan jenasah sudah dilakukan, diterima oleh kedua orang tuanya malam tadi. Adapun kejadian tersebut saat rangkaian acara LDK Al Hurriyah IPB, tapi rangkai kegiatan tidak ada agenda di Sungai Cikidang,” kata Arif.

Rektor IPB periode 2017-2022 itu menuturkan, “peristiwa tersebut saat para mahasiswa yang mengikuti kegiatan melintasi Sungai Cikidang, dalam keadaan pakaian yang kotor Almarhum Fadli Mahasiswa FMIPA berniat membersihkannya di pinggiran Sungai, tetapi ada tas yang terjauh ke Sungai. Berniat untuk mengambilnya tetapi tidak disadari bahwa aliran sungai cukup dalam hingga tenggelam,” tuturnya.

“Sedangkan Almarhum Dandi berniat menolong namun takdir berkata lain, ia pun turut tenggelam dan masuk pusaran Sungai Cikidang,” jelasnya.

“Ini menjadi bahan pelajaran manajemen resiko dalam setiap kegiatan Kampus IPB, yang jelas ini semua musibah kecelakaan dan kami evaluasi dalam setiap kegiatan di Kampus IPB dalam setiap resiko,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*