Pembangunan Jalan Elak Rusak Lahan, Warga Minta Ganti Rugi

ACEH TIMUR (KM) – Sejumlah warga meminta ganti rugi pada pemerintah akibat efek dari pembangunan elak di Gampong Lhok Asahan, Kecamatan Idi Timur, Kabupaten Aceh Timur, yang mengakibatkan sawah dan tanaman warga yang dekat dengan lokasi jalan tersebut terkena imbasnya, Rabu 7 Februari 2018.

M. Nadir, salah satu pemilik tanaman coklat yang mati akibat efek dari pembangunan jalan elak tersebut menceritakan, sebelumnya penghasilan dari coklat yang sudah mati itu mencapai Rp 300 – 400 rb sekali panen, namun sekarang pohon coklatnya sudah mati akibat tergenang air.

“Sekarang tanaman coklat saya sudah mati akibat tergenang air terlalu lama. Tidak hanya itu, pohon durian dan sawit juga tidak ada hasilnya lagi,” ujar Nadir.

Selain itu, Syukri, juga warga Gampong Lhok Asahan, mengeluh karena sawah yang dekat dengan jalan elak mendapat imbasnya, karena sawah tersebut timbun tanah, sehingga tidak bisa menanam padi pada musim ini.

“Biasanya penghasilan dari sawah itu lumayan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, namun pada musim tanam kali ini tidak ada sama sekali,” jelasnya.

Keduanya berharap agar Pemkab Aceh Timur mengganti rugi untuk setiap kerugian yang timbul akibat pembangunan jalan elak tersebut.

Reporter: ZK
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.