DPO Sejak 2015, Akhirnya Tim Gabungan Kejaksaan Babel Bekuk Koruptor Proyek Taman Mandara BLHD

Ramlan Alias Beno Bin Salam, Direktur PT. Ayu Mustika Rizki, setelah ditangkap aparat di Bundaran HI, Kamis 22/2 (dok. KM)
Ramlan Alias Beno Bin Salam, Direktur PT. Ayu Mustika Rizki, setelah ditangkap aparat di Bundaran HI, Kamis 22/2 (dok. KM)

PANGKALPINANG (KM) – Tim dari Kejaksaan Agung RI, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Bangka Belitung (Babel) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pangkalpinang, Kamis (22/02/2018) sekitar pukul 14.40 WIB berhasil menangkap Ramlan alias Beno Bin Salam di Hotel Kempinski, Menteng, Jakarta Pusat. Ramlan alias Beno yang sempat menjadi DPO dari Kejaksaan Negeri Kota Pangkalpinang, Direktur PT. Ayu Mustika Rizki, merupakan terpidana dalam Kasus Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Taman Mandara BLHD Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2013. Kerugian Negara akibat perbuatan terpidana Rp.2.752.895.273.

Kasi Intel Kejari Pangkalpinang, Hendi Arifin melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan, “Terpidana Ramlan Alias Beno ditangkap di Jakarta setelah dijadikan daftar pencarian orang sejak 2015. Ramlan Alias Beno Bin Salam (Direktur PT. Ayu Mustika Rizki) merupakan Terpidana dalam Kasus Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Taman Mandara BLHD Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2013. Kerugian Negara akibat perbuatan terpidana Rp.2.752.895.273.”

“Bahwa DPO telah dijatuhi hukuman oleh PN Pangkalpinang berdasarkan putusan Nomor : 30/Pid.Sus/TPK/2015/PN.PGP tanggal 2 Maret 2016 dengan pidana penjara selama 3 tahun dan denda Rp.200 juta rupiah,” sambung Hendi.

“Terpidana sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) Kejari, dan berhasil ditangkap saat nongkrong di Bundaran Hotel Indonesia (HI),” ungkap Hendi Arifin.

“Terpidana selama melarikan diri telah mengganti identitasnya dengan nama Jabir Abdul Rohmad,” lanjutnya.

“Untuk sementara dia dititipkan di Rutan Kejari Jakarta Selatan, dan rencananya besok terpidana diterbangkan ke Pangkalpinang untuk kemudian dieksekusi ke LP Tua Tunu Pangkalpinang,” jelas Hendi Arifin.

Reporter: Suryadi L
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*