Central Processing Plant PT. Medco Diserbu Warga

Warga melakukan aksi protes di depan pintu Gate-1 Central Processing Plan (CPP) PT. Medco, pada Kamis, 22/2/2018.
Warga melakukan aksi protes di depan pintu Gate-1 Central Processing Plan (CPP)  PT. Medco, pada Kamis, 22/2/2018.

ACEH TIMUR (KM) – Puluhan warga dari dua kecamatan di Kabupaten Aceh Timur melakukan aksi protes di depan pintu Gate 1 Central Processing Plant (CPP)  PT. Medco pada Kamis, 22/2/2018, terkait tenaga kerja lokal yang belum terserap untuk bekerja dan warga menuntut  janji pihak keselamatan kerja  PT. JEC  yang menjanjikan pekerjaan kepada warga.

Kurang lebih ada sekitar 30 warga yang ikut dalam aksi tersebut dari Desa Alue Patong, Desa Bandar Baro Kecamatan Indra Makmu dan warga Desa Seunubok Rambong, Kecamatan Nurussalam Kabupaten Aceh Timur.

Aksi protes itu dilakukan dengan cara penghadangan mobil pekerja PT. Swadaya yang merupakan subcontractor PT.Medco.

Kapolsek Indra Makmu Iptu Justin Tarigan mengatakan, ada 11 orang warga Desa Seuneubok Rambong yang sudah diberikan pengenalan dasar-dasar keselamatan kerja oleh PT. Swadaya, tetapi hingga saat ini belum dipekerjakan, bahkan mereka diambil uang Rp 50.000 /orang oleh Staf Humas PT. Swadaya yang bernama GA (55), dengan alasan untuk persyaratan kesehatan.

“Ada sekitar 11 orang warga Seuneubok Rambong yang sudah di induction tapi belum bekerja sampai sekarang,” ujarnya.

Iptu Justin menambahkan, pihak keselamatan kerja PT. JEC atas nama Suhartono juga memberikan janji-janji manis kepada warga yang sudah di-induction bahwa mereka akan dibawa kerja ke Peureulak bila pekerjaan di CPP ini selesai.

Massa membubarkan diri setelah dimediasi oleh Kapolsek Indra Makmu Iptu Justin Tarigan berserta anggotanya, Lead Security Block-A  Letkol (Purn) Syafie, Danramil 26/Idm Kapten Inf Safari berserta anggota Babinsa, dan Cek Mat Peewakilan dari PT. Swadaya. Kemudian atas kesepakatan bersama mediasi dilanjutkan ke Kantor Camat Indra Makmu oleh pihak Muspika.

Repoter: ZK
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*