Banyak Rangkap Jabatan di PPK Aceh Utara, LEMKASPA Endus Permainan di Tingkat Kabupaten

Ketua LEMKASPA Syafrizal S.Pd saat memberikan keterangan terkait Panitia Pemilihan Kecamatan di Aceh Utara, Jumat 16/2/2018
Ketua LEMKASPA Syafrizal S.Pd saat memberikan keterangan terkait Panitia Pemilihan Kecamatan di Aceh Utara, Jumat 16/2/2018

ACEH UTARA (KM) – Lolosnya Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Aceh Utara dalam proses perekrutan diendus ada permainan di tingkat KIP Kabupaten. Pasalnya dalam temuan di lapangan, Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan terbukti adanya rangkap jabatan sebagai kepala desa dan jabatan-jabatan perangkat desa lainnya. Hal tersebut di sampaikan oleh Safrizal, Ketua Lemkaspa Cabang Aceh Utara, Jumat 16/02/2018.

Surat KPU Nomor 315 / KPU / VI / 2016 tertanggal 10 Juni 2016 tentang Cara Kerja Waktu Bagi Ketua dan Anggota KPU, KPU Provinsi / KIP Aceh dan Ketua dan Anggota KPU / KIP Kab / Kota, menentukan bahwa penyelenggara Pemilu harus bekerja penuh waktu, dengan tidak bekerja pada profesi lainnya selama masa keanggotaan.

“Dalam poin 1 surat tersebut ditegaskan, penyelenggara pemilu tidak boleh bekerja pada instansi/lembaga lain di luar KPU, baik instansi/lembaga pemerintah, BUMN/BUMD dan instansi/lembaga swasta lainnya. Ternyata kenyataannya yang lulus seleksi ujian tulis justru beberapa calon yang mempunyai jabatan lain sehingga menjadi rangkap jabatan,” ujar Safrizal.

Safrizal juga menambahkan, KIP harus evaluasi kembali perekrutan anggota PPK yang merangkap jabatan agar orang lain dapat kesempatan juga, “mengingat pengalaman pada tahun 2016 sebagian perangkat hingga pendamping desa yang lulus sebagai Panitia pemungutan Suara PPS.”

“KIP harus profesional dan transparan dalam perekrutan yang diseleksi calon anggota Panitia Pemiliham Kecamatan,” tegasnya.

Reporter: Red
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*