Excavator Milik Pemkot Bekasi Dipakai Swasta, Aktivis Tuding Kongkalikong

BEKASI (KM) – Sejumlah alat berat milik Pemerintah Kota Bekasi diduga digunakan oleh perusahaan swasta. Alat berat jenis excavator berada di lokasi pembangunan jembatan apartemen PT. Marlanco.

Dari pantauan wartawan, alat berat tersebut sudah ada dan beraktivitas selama kurang lebih satu minggu di lokasi pekerjaan PT. Marlanco yang berada di Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Seorang petugas keamanan yang tidak bersedia menyebutkan identitasnya menjelaskan, “benar alat berat ini memang sudah ada satu minggu di sini untuk melakukan kegiatan pembangunan jembatan di lokasi apartemen PT. Marlanco,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (13/02/2018).

Saat di lokasi, wartawan bertemu dengan pegawai Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi yang membawa kendaraan dinas berplat merah, namun ketika hendak dimintai keterangan, ia segera beranjak pergi meninggalkan lokasi.

Menurut Ketua Komunitas Peduli Bekasi, Yanto, penggunaan alat milik Pemerintah di perusahaan swasta harus ada ikatan kerja atau kontrak yang jelas. “Pasalnya alat yang di gunakan pihak swasta harus memberikan hasil pendapatan ke kas daerah,” jelasnya kepada KM (13/02).

“Jika disinyalir alat berat tersebut tidak dibayar oleh pihak swasta maka hal itu bertentangan dengan peraturan, apalagi dimanfaatkan oknum-oknum dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, itu sangat jelas melanggar hukum,” kata Yanto.

“Namun jika diperuntukkan untuk kepentingan umum atau kepentingan masyarakat, misal untuk pembuatan meningkatkan infrastruktur di daerah, ya itu diperbolehkan.”

“Jika sudah digunakan oleh pihak swasta, harus ada ikatan kontrak sesuai dengan tarif yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah,” tuturnya.

Yanto menambahkan, “Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi wajib memaparkan ke publik jumlah pendapatan per tahun dari hasil penyewaan alat berat milik pemerintah kepada pihak swasta ataupun pihak lainnya. Ini sesuai dengan Undang-Undang keterbukaan Publik.”

Hingga berita ini diturunkan, pihak DBMSDA Kota Bekasi belum bisa dimintai penjelasan terkait alat berat yang berada pada kegiatan swasta tersebut.

Reporter: DEN/mon/Red
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*