Wakil Bupati Aceh Tamiang dan Gabungan Ormas Gelar Aksi Damai Peduli Palestina

ACEH TAMIANG (KM) – Wakil Bupati Aceh Tamiang Insyafuddin turut serta dalam rombongan gabungan ormas dalam Aksi Damai Peduli Palestina yang berlangsung di halaman Gedung DPRK Aceh Tamiang, Jumat (19/01/2018).

Dalam aksi damai tersebut, terlihat Wakil Bupati bersama lebih dari 500 orang dari beberapa organisasi masyarakat (Ormas), siswa-siswi SMA dan SMK dan unsur OKP memadati halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang untuk “Aksi Bela Palestina” tersebut, dan mengutuk keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Israel, menyebutnya sebagai “penjahat dan musuh umat Islam”.

Sebelum aksi, ratusan peserta itu berkumpul di Masjid Syuhada Desa Bundar Kecamatan Karang Baru dan selanjutnya diteruskan berjalan bersama menuju Kantor DPRK Aceh Tamiang dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian Sat Lantas jajaran Polres Aceh Tamiang

“Bergabungnya dan berkumpul kita di sini adalah atas Rahmat Allah, walaupun kita tidak ada di negeri Palestina tapi masyarakat Aceh Tamiang sangat peduli untuk membantu saudara-saudara Muslim di Palestina… sama-sama kita berdoa untuk keamanan dan kemerdekaan Palestina serta kemerdekaan sesama umat Muslim dan mengutuk keras terhadap tindak perilaku Donald Trump atas perbuatan yang dilakukan terhadap kaum Muslim,” ujar Wabup, disambut dengan takbir.

Aksi Damai Peduli Palestina tersebut berjalan dengan tertib yang mendapatkan pengawalan ketat pihak kepolisian Jajaran Mapolres Aceh Tamiang yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Aceh Tamiang. Pelaksanaan Aksi damai Palestina diakhiri dengan penandatangan komitmen bersama kepedulian kepada Palestina.

Turut hadir dalam aksi tersebut Ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati Aceh Tamiang, Wakil Ketua DPRK, para Anggota DPRK, Ketua MPU, Ketua MPD, Sekretaris Dewan Aceh Tamiang, Kepala Dinas Syariat Islam, Kabag Kesejahteraan Rakyat Setdakab, Kepala Sekretariat MPD dan para wartawan.

Reporter: Andi KM
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*