Tawuran Brutal Antar SMK Kembali Telan Nyawa Pelajar

Petugas kepolisian mengambil sidik jari dari korban tewas dalam tawuran antar pelajar di Citeureup, Kabupaten Bogor 2/1 (dok. KM) Petugas kepolisian mengambil sidik jari dari korban tewas dalam tawuran antar pelajar di Citeureup, Kabupaten Bogor 2/1 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Usai liburan tahun baru, hari pertama masuk sekolah di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor, dinodai dengan aksi tawuran antar pelajar yang menelan korban satu orang tewas atas nama Yudi Saputra (18), pelajar SMK PGRI 2 Kota Bogor. Yudi mengalami sobek pada bagian leher, Selasa (2/1/2018).

Korban tewas tersebut dibawa ke RSUD Cibinong, kemudian ke RS Polri Kramat Jati guna dilakukan otopsi.

Menurut laporan kepolisian, sebanyak 5 pelajar lainnya mengalami luka ringan dan luka sedang diantaranya GS (16), MD (17), AL (17), W (16), dan R (17) mendapatkan perawatan medis di klinik Insani Citeureup dan RSUD Cibinong. Mereka merupakan pelajar SMK Karya Nugraha Kota Bogor dan SMK PGRI 2 Kota Bogor.

Kejadian tawuran berlangsung sangat cepat di Jalan Mayor Oking, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Awal mula kejadian terjadi saat pelajar SMK sedang menunggu angkutan umum, lalu tiba-tiba ada sekelompok pelajar yang menyerang ke arah pelajar lain yang sedang menunggu angkutan umum. Dan terdengar teriakan “sky meboet“.

Sementara itu, Polsek Citeureup dan Sat Reskrim Polres Bogor melakukan pencarian kepada para pelaku tawuran tersebut.

“Salah satu pelajar yang diduga sebagai pelaku saat ini diamankan dan mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Sentra Medika Cibinong,” bunyi laporan tersebut. 

Pelajar yang diduga pelaku berinisial AF (17), pelajar SMK Yapis Kota Bogor dan para pelaku tawuran terancam dijerat dengan pasal 170 KUHP.

Polsek Citeureup mengamankan barang bukti berupa 2 buah senjata tajam jenis celurit.

Reporter: Ayub
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*