PT. Qualimas Minta Polisi Percepat Proses Kasus Pencurian Kabel

BOGOR (KM) – Salah satu pelaku dalam kasus pencurian kabel panel di PT. Qualimas Indonesia, Cileungsi, Kabupaten Bogor kini sudah berada di Mapolres Bogor setelah sebelumnya pernah diamankan oleh Polsek Cileungsi.

Selain pelaku yang bernama Hasyim alias Molto itu, dua pelaku lainnya masih diamankan oleh Polsek Cileungsi adalah Iwan alias Hasan dan Makhsun.

Keterangan dari pihak PT. Qualimas, kedua pelaku Iwan dan Makhsun merupakan otak pelaku yang mendampingi Hasyim alias Molto dan Bodong alias Iing yang sempat buron. Iwan dan Makhsun berperan sebagai Pengarah dan Penyedia peralatan memotong kabel serta kendaraan.

Selain itu, satu pelaku lainnya bernama Bodong alias Iing yang sebelumnya masih dalam pencarian cukup lama berhari-hari oleh pihak kepolisian juga berhasil dibekuk Resmob Polsek Cileungsi. Total pelaku berjumlah 4 orang, dua pelaku pencuri dan dua pelaku otak pencurinya.

Pihak manajemen PT. Qualimas Indonesia saat ditemui mengatakan bahwa kinerja Kepolisian Sektor (Polsek) Cileungsi dinilai lamban. “Sebelumnya satu pelaku masih buron, tapi saya dapat info bahwa yang buron tersebut sudah tertangkap,” terangnya kepada wartawan, Rabu (3/1/2017).

“Kenapa sampai saat ini Polsek Cileungsi secara resmi belum ada penetapan status dari keempat pelaku pencurian tersebut. Kan keempat pelakunya sudah lengkap diamankan oleh pihak kepolisian, yaitu dua pencuri diamankan Polres Bogor dan dua otak pencurinya masih di Polsek Cileungsi,” cetusnya.

“Yang saya bingung dua orang pelaku otak pencurian yang berada di kantor polsek kenapa tidak dilimpahkan ke Polres Bogor, hanya Hasyim alias Molto sebagai kroconya yang dibawa ke Polres,” bebernya setelah mendapat info dari sejumlah pihak.

Ditambahkannya, pihak manajemen di pusat PT. Qualimas Indonesia dalam waktu dekat akan melakukan peningkatan laporan ke Polres Bogor bahkan hingga Polda Jabar.

“Perusahaan sudah rugi besar, managemen pusat perusahaan mengaudit aset yang dicuri oleh keempat pelaku, dengan total kerugian mencapai 4 sampai 5 miliar. Barang itu merupakan tembaga dan kuningan dengan kadar kelas 1, jika dibeli Rp 1 juta per meter,” pungkasnya.

Diketahui, data kerugian perusahaannya, yakni Panel Transfer, Bar Kuningan dan Kabel Panel. Yang termahal adalah Panel Transfer dan Bar Kuningan.

Saat disinggung via pesan Whatsapp pada Selasa (26/12/2017) lalu, Kapolsek Cileungsi Kompol Asep Fajar, mengatakan kasus tersebut “masih pengembangan”.

Dan sampai saat ini dari tanggal 14/12/2017) lalu, pihak Polsek Cileungsi belum memberikan keterangan resminya terkait kasus pencurian kabel panel PT. Qualimas Indonesia yang melibatkan 4 orang pelaku.

Reporter: Yudhi/RED
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*