Miris! Pria Miskin Idap Gangguan Jiwa, Dipasung Keluarganya di Gubuk

Wakil Ketua IPSM Uceh Utara Akmal Daud (kiri) saat mengunjungi dan memberikan bantuan untuk Fauzi Murtala di Gampong Tanjoeng Geulumpang (dok. Raz/KM)
Wakil Ketua IPSM Uceh Utara Akmal Daud (kiri) saat mengunjungi dan memberikan bantuan untuk Fauzi Murtala di Gampong Tanjoeng Geulumpang (dok. Raz/KM)

ACEH UTARA (KM) – Seorang pria penderita gangguan jiwa bernama Fauzi Murtala (27) “terpaksa” dipasung oleh keluarganya sendiri. Pria malang itu di bagian kaki kirinya diikat dengan menggunakan rantai ke batang kayu yang ada di sebuah gubuk beratapkan rumbia.  Gubuk itu tanpa dinding dan hanya beralaskan tikar seadanya.

Fauzi merupakan warga Gampong Tanjong Geulumpang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Ia ditemukan oleh pihak Ikatan Pekerja Sosial (IPSM) Sabtu (06/02/2018) dalam kondisi menyedihkan.  Rupanya, menurut sejumlah sumber  Fauzi sudah setahun dipasung dan diasingkan oleh keluarganya di kebun yang berjarak 40 meter dari rumahnya.

“Bang Fauzi terpaksa diasingkan dan dipasung, karena sudah berbahaya dia sering memukul orang yang berada di sekitarnya tanpa kecuali. Jika dia sudah lapar keluarganya sendiri pun dipukul,” kata Wakil Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Aceh Utara, Akmal Daud, Sabtu (6/1/2017) via selularnya saat dihubungi KM.

Akmal Daud bersama ketua dan anggota IPSM mengaku menemui Fauzi pada Sabtu sore, setelah dikabari oleh rekannya.  Menurut rekannya itu, korban penderita gangguan jiwa itu ditemukan dalam kondisi menyedihkan di sebuah gubuk yang beratap bocor dan tanpa dinding.

“Pada saat kami datang menjenguknya, Bang Fauzi sedang memakan rumput yang ada disekitar tempat dia dipasung, ini sangat memilukan,” kata Akmal. 

Fauzi Murtala dipasung oleh keluarganya sekitar 40 meter di  gubuk yang terletak dalam kebun belakang rumahnya di gampong Tanjong Geulumpang. Di sekelilingnya sudah ditumbuhi rumput dan semak belukar serta rawa-rawa.

Informasi yang dihimpun KM, Fauzi adalah seorang warga miskin di Gampong Tanjong Geulumpang. Sedangkan orang tua dan adik-adiknya tinggal di rumah tidak layak huni, atap rumah mereka juga sudah dalam kondisi bolong-bolong, kata Akmal Daud

Selain itu, menurut IPSM, keluarga Fauzi Murtala merupakan keluarga yang kurang mampu. Jangankan untuk membawanya ke rumah sakit jiwa, untuk biaya makan dan kebutuhan sehari-hari saja sulit didapatkan, bahkan keluarganya Fauzi sering makan tanpa pola. 

“Mirisnya lagi, orang tua Bang Fauzi  yang laki-laki juga mengalami gangguan jiwa, hingga hanya sang ibunya yang menjadi harapan dan tulang punggung keluarga, dan bekerja serabutan menjadi buruh harian lepas di sawah,” katanya .

Pihak IPSM juga mengabarkan bahwa pihaknya sudah berkordinasi dengan keluarga Fauzi Murtala dan pihak Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan setempat dan dari keterangan petugas kesehatan, pihaknya akan segera turun ke lokasi untuk menangani dan membawa Fauzi Murtala ke rumah sakit jiwa di Banda Aceh.

Reporter: Rais Azhary
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*