Bupati Bogor Pimpin Apel Ops Mantap Praja Lodaya, Siapkan Aparat untuk Amankan Pilkada

BOGOR (KM) – Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Lodaya 2018 Polres Bogor digelar di Lapangan Tegar Beriman Komplek Pemda Kabupaten Bogor telah Jumat (5/1) pagi. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Bogor TA. 2018 di wilayah hukum Polres Bogor, dengan tema “POLRI Yang Promoter Siap Mengamankan Pilkada Serentak Tahun 2018.”

Bertindak selaku pimpinan apel Bupati Bogor Hj. Nurhayanti, Perwira Apel Kabag Ops Polres Bogor Kompol A. Faisal Pasaribu, dan Komandan Apel Kapolsek Citeureup Kompol Tri Suhartanto.

Tampak undangan yang turut hadir  antara lain Ketua DPRD Bogor Ade Ruhandi, Wakil ketua DPRD Saptariani, Kepala Kejaksaan Negeri Cibinong Bambang Hartoti, Dandim 0621 Kab. Bogor Letkol Inf. Fransisco, Kapolres Bogor AKBP Andi Moch. Dicky, Dansubdenpom III/1-3 Lettu CPM Mandala Putra, Komandan Kopasus Kemang Mayor Budiman, Kaden Brimob Sat. II Pelopor Kedung Halang AKBP Hasan, Komisioner KPU Kabupaten Bogor Erick Fitriadi, Anggota Panwaslu Irvan Firmansyah, Ketua KNPI Kabupaten Bogor Burhanudin, para kader Parpol serta ormas kurang lebih 500 orang.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan guna mengecek kesiapsiagaan personil dan kelengkapan sarana prasana Polri beserta unsur terkait sebelum diterjunkan ke lapangan,” terang Bupati dalam amanat apel.

“Pilkada serentak adalah sarana demokratis untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dalam rangka membentuk sistem pemerintahan daerah legitimate dan berkedaulatan rakyat. Polri sebagai penanggung jawab keamanan dalan negri berkewajiban mengawal, menjaga dan mengamankan penyelenggaraan Pilkada serentak 2018,” sambungnya. 

“Pada pelaksanaan Pilkada serentak 2018 terdapat berbagai potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius untuk di antisipasi sejak dini.”

“Dalam rangka menjamin stabilitas Kamtibmas selama berlangsungnya Pilkada serentak 2018 Polri menggelar operasi kepolisian dengan sandi Mantap Praja Lodaya 2018 yang dilaksanakan selama 205 hari dari tanggal 5 Januari sampai dengan 6 Juli 2018.” 

“Sehubungan dengan pelaksanaan operasi kepolisian tersebut maka implementasinya Polres Bogor akan melakukan pergelaran fungsi-fungsi kepolisian di lapangan dalam bentuk tugas operasi kepolisian.” 

“Adapun personil sebanyak 1500 dibantu oleh kesatuan atas beserta gabungan unsur terkait yaitu TNI, Linmas, dan bekerjasama dengan komponen masyarakat.”

“Seluruh personil TNI dan Polri harus tetap menjaga Netralitas dengan tidak berpihak kepada kelompok tertentu,” tutupnya. 

Reporter: ayub
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*