Buntut Insiden Pembunuhan di Depan Lips, Pemkot akan Evaluasi Perizinan Semua THM di Bogor

Walikota Bogor Bima Arya Usai Hadiri Silaturahmi Danrem 061/SK, Senin 21/1 (dok. KM)
Walikota Bogor Bima Arya Usai Hadiri Silaturahmi Danrem 061/SK, Senin 21/1 (dok. KM)

KOTA BOGOR (KM) – Terkait insiden di area parkir tempat hiburan malam (THM) Lips yang berada di Jalan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu dini hari (20/01/2018) yang mengakibatkan tewasnya seseorang akibat terjangan peluru oleh oknum anggota Brimob Kelapa Dua Depok, Walikota Bogor Bima Arya angkat bicara.

“Insiden yang terjadi baik di luar ataupun di dalam Lips tidak usah banyak bersilat lidah, kita sama-sama sudah sadari dengan THM ini banyak hal yang berefek pada keburukan,” jelas Walikota Bogor Bima Arya usai menghadiri Silaturahmi Danrem 061/SK Jalan Merdeka Kota Bogor, pada Senin 22/01/2018.

“Hari ini Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) sudah memanggil pemilik THM Lips terkait dengan izinnya. Lips tidak memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP), maka kami akan mengevaluasi izin tersebut dan akan menghentikan operasi dari THM Lips.”

“Ada 20 THM di Kota Bogor, saya akan segera evaluasi semua izin THM di Kota Bogor, jika hanya berdampak buruk untuk masyarakat Kota Bogor akan diberhentikan segera,” ujarnya.

Bima menuturkan, “Jelas dari hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) THM Lips hanya sekitar 100 jutaan saja dalam setahun, ini sangat tidak realistis, sedangkan dampak buruknya lebih banyak, dari perkelahian, tindakan kekerasan ini jelas sudah tidak bisa dipungkiri.”

“Salah satu THM,” lanjut Bima, “yang berada di daerah Tajur Kota Bogor, itu berizin Karaoke Keluarga, tapi kenyataannya tempat karaokenya tidak ada, yang ada hanya diskotik, jelas ini harus ditindak. Sekali lagi Pemkot akan panggil semua pemilik THM di Kota Bogor untuk di evaluasi,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*