Aktivis: “Penembakan di THM, Bukti Kekeliruan Kebijakan Pemkot Bogor”

KOTA BOGOR (KM) – Keributan yang berujung tertembaknya seorang mahasiswa Bogor hingga tewas oleh oknum anggota Brimob Kelapa Dua Depok di area parkir Tempat Hiburan Malam (THM) di Jalan Sukasari Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor, pada Sabtu dini hari (20/01/2018), mendapat kritik tajam dari aktivis mahasiswa Kota Bogor.

“Dari beberapa pemberitaan yang beredar adanya insiden tertembaknya seorang mahasiswa hingga meninggal dunia di area parkir THM di Kota Bogor, hal ini jangan semata-mata hanya menilai peristiwa kejadian saja,” jelas Iyan Sopyansyah kepada kupasmerdeka.com Sabtu 20/01/2018.

“Seluruh masyarakat Kota Bogor khususnya harus menyadari dampak THM ini lebih banyak buruknya dibanding dengan baiknya, menjamurnya tempat-tempat hiburan malam saat ini di Kota Bogor terkait kebijakan-kebijakan pemerintah Kota Bogor hingga sangat mudahnya THM beroperasi.”

“Sudah tidak aneh jika adanya keributan, perkelahian, bahkan sampai mengakibatkan kematian di THM. Pertanyaan saya kebijakan, pengawasan dari Pemerintah Kota Bogor ini kemana? Jangan semata-mata hanya karena ingin meraup untung dari pajak saja,” ketusnya.

“Bahkan saya menduga dengan banyak beroperasinya THM di Kota Bogor banyak oknum-oknum aparatur terkait yang menunggangi THM ini demi keuntungan pribadi oknum saja, tidak untuk kepentingan masyarakat Kota khususnya.”

“Saya berharap,” lanjut Iyan, “usut tuntas peristiwa tertembaknya mahasiswa tersebut, dan segera evaluasi seluruh THM di Kota Bogor oleh Pemerintah Kota Bogor, jangan mengorbankan masyarakat demi keuntungan oknum-oknum semata,” harapnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*