Waspada! Kosmetik Kadaluarsa Marak Beredar

Salah satu produk kosmetik yang sudah kadaluarsa yang beredar di Bogor (dok. KM)
Salah satu produk kosmetik yang sudah kadaluarsa yang beredar di Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Produk kosmetik yang sudah kadaluarsa atau expired semakin marak peredarannya di tengah masyarakat. Seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dimana barang kosmetik tersebut sudah beredar bebas.

Barang kadaluarsa itu dianggap beresiko dapat membahayakan kesehatan kulit, diantaranya iritasi, infeksi hingga kanker kulit bagi masyarakat yang menggunakannya.

Namun sudah lama lolos dari pengawasan dinas terkait maupun aparat setempat, ada saja para pengusaha nakal yang masih memanfaatkan barang tersebut untuk diperjual-belikan demi keuntungan pribadi.

Belakangan, produk jenis kosmetik kadaluarsa seperti sabun cair, shampo, lotion dan pasta gigi disinyalir sudah beredar lama di wilayah Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri.

Menurut informasi yang dihimpun, dugaan keberadaan barang tersebut berasal dari sebuah gudang penyimpan barang-barang expired dari minimarket yang berada di sekitar Desa Wanaherang.

“Ya, biasanya beli sudah paketan 20 ribu, dalam satu kantong plastik isinya ada shampo, sabun cair, odol dan lotion. Kalau pintar milihnya ya dapat yang bagus. Tapi banyak juga yang sudah kadaluarsa,” kata Yuni, warga sekitar.

Adapun peredaran produk tersebut tampaknya menyasar para ibu rumah tangga dan pegawai pabrik. Dalam satu paket kantong plastik yang dihargai sekitar 15-20 ribu rupiah, selain kosmetik juga terdapat berbagai macam jenis produk.

Terpisah, salah satu konsumen, Elis (23) warga Wanaherang, mengatakan dampak setelah menggunakan produk tersebut membuat kulitnya menjadi gatal dan iritasi. “Ya, aku beli lotionnya aja sama ibu-ibu didepan PT. Sehari dipakai langsung gatel, merah dan rasanya tuh perih. Ada kok samplenya di rumah,” bebernya.

Soal ini, Kanit Reskrim Gunung Putri Ipda Ano Junaedi mengaku belum mendapat laporan. “Wah, saya belum tahu infonya. Coba nanti kita telusuri dulu,” singkatnya.

Reporter: Yudhi/red
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*