Warga Sentul City: “PDAM Tirta Kahuripan Tidak Becus Mengelola Air!”

Warga Sentul City menggelar unjuk rasa dan teatrikal di depan kantor PDAM Kabupaten Bogor, Kamis 21/12 (dok. KM) Warga Sentul City menggelar unjuk rasa dan teatrikal di depan kantor PDAM Kabupaten Bogor, Kamis 21/12 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Perwakilan dari beberapa warga yang tinggal di perumahan Sentul City melakukan aksi ke kantor PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Kamis 21/12.

Aksi tersebut menjadi salah satu bentuk protes dari warga terhadap “bobroknya” kinerja PDAM selama ini. Selain berorasi,  beberapa perwakilan warga melakukan aksi teatrikal setengah telanjang.

Aksi tersebut terkait pengelolaan yang di lakukan oleh pihak ketiga, dimana PDAM Tirta Kahuripan memberikan pengelolaan air kepada PT. Sukaputra Graha Cemerlang (SGC). Dalam pengelolaan air, PT. SGC membanderol tarif sebesar Rp 9200 per meter kubik.

“Kita hanya ingin agar pengelolaan air di perumahan kami dikelola langsung oleh PDAM,” tegas Edward, salah satu warga Sentul.

Kegiatan aksi dilanjutkan di Kantor Pemkab Bogor. Dalam aksi tersebut, Anggota Pol PP dan Kepolisian sempat kaget, karena para peserta aksi sudah berada di halaman depan Kantor Tegar Beriman, yang saat itu sedang melaksanakan kegiatan “Ijtima 3000 Ulama”.

Setelah melakukan komunikasi, akhirnya warga sepakat untuk melaksanakan kegiatan aksi setelah kegiatan Ijtima itu selesai.

Salah satu warga yang nama nya tidak mau dipublikasikan mengatakan bahwa kegiatan ini bukanlah baru pertama kali. “Kejadian ini sejak tahun 2002.
Sudah puluhan kali kita melakukan demo, bahkan putusan pengadilan pun kita dimenangkan. Tapi tetap saja, Pemerintah Kabupaten Bogor, dalam hal ini Bupati, tutup mata,” katanya.

Reporter: ATV
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*