Sosialisasi Autis, Disdik Aceh Minta Guru Deteksi Dini Anak Autis untuk Pendataan dan Penanganan Secara Profesional

Sosialisasi Autis Oleh UPTD Pusat Layanan Autis Dinas Pendidikan Aceh, di Aula SMA Negeri 1 Peurelak, Kabupaten Aceh Timur (dok. KM)
Sosialisasi Autis Oleh UPTD Pusat Layanan Autis Dinas Pendidikan Aceh, di Aula SMA Negeri 1 Peurelak, Kabupaten Aceh Timur (dok. KM)

ACEH TIMUR (KM) – UPTD Pusat Layanan Autis di Dinas Pendidikan Aceh (Disdik Aceh), Selasa 12/12/2017 menggelar sosialisasi layanan autis di Aula SMA Negeri 1 Peurelak, Gampong Cot Geulumpang, Kecamatan Pereulak.

Acara ini diikuti oleh kepala sekolah dan guru Se-Kabupaten Aceh Timur, guna untuk bisa memahami kondisi anak-anak yang terkena gejala autis, dan bisa untuk didata langsung agar dapat ditangani dengan cepat.

Kepala UPTD Pusat Layanan Autis Aceh, Drs. Helmizar mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada para guru dan kepala sekolah yang ada di Aceh Timur agar dapat mendeteksi secara dini anak-anak yang mengalami gejala-gejala autis. Saat ini pihaknya sedang perlu data mengenai anak-anak autis.

“Untuk itu peran guru-guru dan kepala sekolah di Aceh Timur ini sangat perlu, Agar bisa segera melaporkan jika menemukan anak-anak yang gejala Autis,”kata Helmizar.

Helmizar menyebutkan anak autis dapat disembuhkan melalui penanganan oleh tenaga terapis yang profesional  dan terpadu serta keterlibatan orang tua aktif.

“Jika anak autis usia tiga tahun dapat disembuhkan dalam waktu dua tahun apabila ditangani  secara [berkelanjutan],” demikian kata Helmizar.

Acara yang diikuti puluhan kepala sekolah SMA, SMK, SD, PAUD dan SDLB itu dibuka langsung oleh kepala Dinas Pendidikan Aceh Timur Abdul Munir. Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik Aceh Timur ini berharap kepada para kepala sekolah maupun guru yang mengikuti sosialisasi layanan autis ini, bila menemukan anak-anak yang mengalami autis agar segera melapor kepada dinas untuk dilakukan pendataan supaya bisa ditangani untuk dikirim ke Pusat Layanan Autis Aceh di Lamlagang, Banda Aceh.

Reporter: Zk
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*