Rutan Kelas IIB Depok Berikan Remisi Natal kepada 10 WBP

Foto bersama warga binaan dan Kalapas serta jajaran Lapas Kelas II B Cilodong Depok (dok. KM) Foto bersama warga binaan dan Kalapas serta jajaran Lapas Kelas II B Cilodong Depok (dok. KM)

DEPOK (KM) – Dalam rangka memperingati hari Natal dan Tahun Baru, Rutan Kelas IIB Depok menggelar rangkaian ibadah yang tak berbeda dari masyarakat di luar Rutan.

Kepala Rutan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi 63 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang beragama  Nasrani untuk merayakan hari besar keagamaan untuk beribadah bersama di Gereja Ouikumene Anugerah Rutan Kelas IIB Depok.

Rangkaian ibadah dimulai sejak malam Natal pada tanggal 24 Desember, dengan acara puncak ibadah Natal dan acara pemberian remisi Senin (25/12), ibadah malam tutup tahun 2017 tanggal 31 Desember sampai dengan ibadah Tahun Baru 1 Januari 2018.

Selain itu, Kapala Rutan juga akan memberikan remisi khusus Natal kepada 10 orang narapidana yang beragama Nasrani.

“Pengurangan hukuman atau remisi hendaknya dimaknai sebagai penghargaan bagi mereka yang dinilai telah mencapai penyadaran diri yang tercermin dalam sikap dan perilaku yang sesuai dengan norma agama dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat,” pesan Sohibur Rachman, Kapala Rutan Depok.

“Bagi mereka yang memperoleh remisi sepatutnya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebab remisi merupakan hikmah yang layak narapidana terima karena telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif yang ditetapkan,” imbuhnya. 

“Ada 5 orang yang mendapatkan remisi sebesar 15 hari, 5 orang mendapat remisi sebesar 1 bulan,” ungkap Sohibur Rachman.

Dari total 63 WBP beragama Nasrani, baru 29 orang yang sudah berstatus narapidana, sedangkan 34 orang lainnya masih berstatus tahanan.

Remisi sendiri merupakan hak narapidana sebagaimana tercantum dalam UU no.12 tahun 1995 pasal 14. Adapun Narapidana lainnya yang belum mendapatkan hak remisinya, dikarenakan tindak pidana khusus dan ada 2 orang yang sudah dalam proses susulan, karena berkas administrasi yang bersangkutan baru saja lengkap dan 17 orang dikarenakan PP 99.

Reporter: Man
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*