KPU Kota Bogor Luncurkan Maskot Pilkada 2018: “Mang Uncal” dan “Bi Uncal”

KPU Kota Bogor mengumumkan maskot Pilkada Kota Bogor 2018 (dok. KM)
KPU Kota Bogor mengumumkan maskot Pilkada Kota Bogor 2018 (dok. KM)

KOTA BOGOR (KM) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, menggelar launching Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, yang digelar di Gedung Braja Mustika & Convention Center, Jalan Dr. Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Senin (18/12/2017).

KPU Kota Bogor sekaligus mengumumkan maskot untuk pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bogor 2018, yaitu sepasang rusa atau uncal yang menjadi ciri khas Kota Bogor. Pasangan uncal tersebut di beri nama Mang Uncal dan Bi Uncal.

Undang Suryatna selaku Ketua KPU Kota Bogor mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian tahapan Pilkada 2018.

“Pada kesempatan ini, izinkan saya untuk memperkenalkan maskot Pilkada Kota Bogor 2018, yaitu sepasang uncal dan kita beri nama Mang Uncal dan Bi Uncal,” kata Undang saat sambutan di hadapan tamu undangan yang hadir.

Undang menjelaskan, sepasang uncal ini punya makna sendiri, yakni uncal merupakan ikon Kota Bogor karena hidup di Istana Bogor, selain itu, di tubuhnya terdapat sebuah tanduk berbentuk kujang, dimana kujang sendiri adalah ciri khas senjatanya orang Bogor, jelasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, sepasang uncal itu ada perbedaan, dimana pada uncal laki-laki atau Mang Uncal memiliki tanduk berbentuk kujang, sedangkan uncal perempuan atau Bi Uncal dilengkapi dengan kain yang terpasang dipinggangnya, dan di kain itu terdapat gambar kujang yang disandingkan dengan kijang berwarna biru dan hijau.

Selain itu, uncal juga memiliki komitmen dan setia menjaga Istana Bogor. “Dalam uncal itu memiliki filosofi yang begitu berarti dengan Kota Bogor, terlebih untuk pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor yang mengikuti kontestansi pilkada 2018.”

“Siapa pun paslon yang terpilih dan memimpin Kota Bogor tentu harus memiliki komitmen menjaga keutuhan Kota Bogor serta komitmen terhadap program-program yang dijanjikan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*