Kota Korea Selatan Siap Gelar Festival Tahunan Memancing di Es Pada 6 Januari

Foto pada 2017 ini menunjukkan para pengunjung tengah menyaksikan sancheoneo, sejenis ikan trout yang hidup di pegunungan, saat ajang tahunan Hwacheon Sancheoneo Ice Festival di Hwacheon (dok. NARA Foundation)
Foto pada 2017 ini menunjukkan para pengunjung tengah menyaksikan sancheoneo, sejenis ikan trout yang hidup di pegunungan, saat ajang tahunan Hwacheon Sancheoneo Ice Festival di Hwacheon (dok. NARA Foundation)

HWACHEON, KOREA SELATAN (KM/PRN) – Lebih dari satu juta pengunjung akan siap menantang cuaca di bawah titik beku pada 6 Januari untuk berpartisipasi dalam pembukaan festival memancing di es (ice-fishing), digelar oleh NARA Foundation, di sebuah kota di Korea Selatan, Hwacheon, berada di dekat perbatasan Korea Utara. Hal itu diungkapkan panitia penyelenggara pada Kamis 21/12 lalu.

Sempat dinobatkan CNN sebagai salah satu “Tujuh Keajaiban Musim Dingin,” Hwacheon Sancheoneo Ice Festival akan berlangsung hingga 28 Januari di Hwacheon Stream di kota pegunungan Hwacheon, 120 km di timur laut Seoul.

Sebanyak satu juta orang berbondong-bondong ke kota berpenduduk 27.000 jiwa itu. Mereka akan menjatuhkan kail pancingnya di lubang es dan menangkap “sancheoneo” – sejenis ikan trout yang hanya hidup di perairan segar dan bermutu tinggi.

Berpakaian T-shirt dan celana pendek, para pengunjung melompat ke perairan es untuk menangkap ikan dengan tangan kosong, sebab wilayah tersebut diterpa gelombang dingin, dengan cuaca anjlok serendah -10 derajat Celsius.

Dua aspek keberhasilan festival ini adalah cuaca yang membeku di wilayah Hwacheon, saat sejumlah sungai lebih cepat membeku di Korea Selatan, dan daya tarik keindahan alam yang dilestarikan dengan baik dan menjadi habitat sancheoneo.

Pertama kali diadakan pada 2003, festival ini kini memasuki ajang yang ke-15 pada Januari mendatang, sebelum pemerintah menyebutnya sebagai salah satu festival yang paling menjanjikan pada 2006 dan mempertahankan gelar festival yang paling mewakili Korea Selatan selama empat tahun berturut-turut pada Januari tahun ini.

Festival di Korea Selatan ini telah menarik lebih dari satu juta turis, termasuk pengunjung asing selama 11 tahun berturut-turut. Festival ini juga berada dalam jajaran yang sama dengan beberapa festival paling terkenal di dunia, yakni Sapporo Snow Festival di Jepang, Harbin International Ice and Snow Sculpture Festival di Tiongkok dan Quebec Winter Carnival di Kanada.

Ada total 102.000 pengunjung dari luar negeri, atau jumlah terbanyak sepanjang sejarah. Mereka mengunjungi ajang 2017 pada Januari lalu. Banyak media berita asing yang melaporkan fenomena berbondong-bondongnya wisatawan pada wilayah es ini demi menangkap ikan dengan memakai tangan.

Festival sancheoneo pada Januari akan berakhir 12 hari sebelum Olimpiade Musim Dingin 2018 dilaksanakan pada 9-25 Februari, di kota yang berdekatan, PyeongChang, Gangneung dan Jeongseon, seluruhnya berada di provinsi Gangwon.

Panitia penyelenggara telah melakukan pendekatan di berbagai pameran pariwisata internasional global, setelah terjalinnya kesepakatan dengan sejumlah agen pariwisata di negara-negara Asia Tenggara untuk mempromosikan festival musim dingin tersebut.

“Kami akan berupaya sebaik mungkin demi mempersiapkan acara agar para pengunjung dari luar negeri, dan Korea dapat menjalani pengalaman musim dingin yang tak akan terlupakan.”

Reporter: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*