Kodim Aceh Utara Salurkan Bantuan Sembako Kepada Korban Banjir

Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto didampingi Perwira Staf, mengantar langsung bantuan Sembako kepada korban banjir di tempat pengungsian di Lhoksukon, Aceh Utara. Selasa 5/12/2017 (dok. Raz/KM)
Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto didampingi Perwira Staf, mengantar langsung bantuan  Sembako kepada korban banjir di tempat pengungsian di Lhoksukon, Aceh Utara. Selasa 5/12/2017 (dok. Raz/KM)

ACEH UTARA (KM) – Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0103/Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto didampingi Perwira Staf, mengantar langsung bantuan masa panik berupa sembako kepada korban banjir di beberapa tempat pengungsian di Lhoksukon, Aceh Utara, Selasa (05/12/2017).

Rombongan Dandim Aceh Utara menggunakan satu unit perahu membagikan sembako, berupa 18 sak beras, 90 dus mie instan dan 12 kotak roti untuk dibagikan kepada masyarakat yang mengungsi di (Gampong) Desa Mencat, Desa Rauyek, Rawa, Tuha dan Desa Tengoh KM 1 Jalan Cot Girek, Kecamatan Lhoksukon.

Menurut Dandim, pihaknya telah mengerahkan sedikitnya 400 prajurit TNI yang ditempatkan di setiap Koramil dan 2 Unit LCR yang berada di Koramil Pirak Timu untuk mengantisipasi bencana banjir bila sewaktu-waktu bencana alam tersebut semakin parah dan meluas.

Ia juga menyampaikan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir, agar jangan melihat dari besar kecilnya bantuan, tapi “ketulusan dan kepedulian” TNI kepada masyarakat yang mengalami musibah ini. “TNI  khususnya Kodim 0103/Aceh Utara akan siap membantu masyarakat kapanpun, dimanapun karena memang salah satu kewajiban TNI untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat,” kata Letkol Fadjar.

Salah satu Warga Desa Meucat, Abdul Malik (53) mengucapkan terimakasih, kepada Kodim Aceh Utara yang sudah membantu meringankan beban yang di alami masyarakat, dirinya dan warga sangat senang menerima bantuan yang diberikan kodim 0103/Aceh Utara ini.

“Kami dengan sangat senang hati dan berterima kasih menerima bantuan ini,” ujar Abdul Malik.

Terlihat hingga kini ratusan warga korban banjir sudah mengungsi ke Meunasah desa masing masing, dan mencari dataran yang lebih tinggi agar terhindar dari bencana banjir, namun masih banyak warga korban banjir yang masih tetap bertahan di rumah mereka karena takut kehilangan harta benda.

Reporter: Raz
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*