Jembatan Darurat di Idi Rayeuk Hampir Roboh, Tunggu Korban Jiwa

Jembatan darurat yang baru selesai dibangun 5 hari sebelum pelaksanaan MTQ se-Aceh yang ke XXXIII di Aceh Timur (dok. KM)
Jembatan darurat yang baru selesai dibangun 5 hari sebelum pelaksanaan MTQ se-Aceh yang ke XXXIII di Aceh Timur (dok. KM)

ACEH TIMUR (KM) – Jembatan darurat yang di Gampong Titi Baro, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur saat ini seolah sedang menunggu korban jiwa, pasalnya jembatan yang dibangun sebelum dilaksanakan MTQ se-Aceh tersebut sudah hampir roboh, sehingga banyak pengendara yang menjadi korban saat melintas. Bahkan banyak juga pengendara mobil yang menabrak pembatas antara jembatan permanen dengan jembatan darurat tersebut.

Menurut pantauan media ini, sudah sangat sering pengendara menabrak pembatas antara jembatan permanen dengan jembatan darurat. Diduga kecelakaan terjadi karena sopir tidak bisa melihat pembatas jembatan tersebut saat malam hari, terlebih lagi tidak dipasang rambu-rambu lalu lintas di pembatas jembatan.

Menurut keterangan Muhjidan, pemilik warung Sahabat Coffee yang kebetulan lokasinya berada di ujung jembatan tersebut mengatakan, ”semenjak ada jembatan darurat ini sudah sering pengendara mobil menabrak pebatas jembatan, karena tidak dipasang rambu-rambu lalu lintas di pembatas jembatan tersebut. Sekarang jembatan ini sudah kami tutup agar tidak ada yang melintas karena jembatan darurat ini sudah hampir roboh,” ujarnya pada Sabtu 9/12/2017.

Mobil Avanza warna putih yang menabrak pembatas jembatan pada Sabtu 9/12/2017 dinihari (dok. KM)

Mobil Avanza warna putih yang menabrak pembatas jembatan pada Sabtu 9/12/2017 dinihari (dok. KM)

Sambung Muhjidan, “Bahkan semalam sekira pukul 1:30 dini hari, ada mobil Avanza warna putih menabrak pembatas jembatan, mungkin sopir tidak bisa melihat bahwa jembatan ada pembatasnya. Harapan saya pemerintah segera menangani permasalahan ini, supaya jangan sampai ada korban jiwa,” tutup Muhjidan.

Reporter: ZK
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*