Dua Desa di Kecamatan Cisarua Terlambat Serahkan LPJ

Jalan di Desa Tugu Selatan yang belum diperbaiki (dok.Tarno/KM) Jalan di Desa Tugu Selatan yang belum diperbaiki (dok.Tarno/KM)

BOGOR (KM) – Dua desa di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, dinilai lambat dalam menyerahkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) kepada Pemerintah. Desa tersebut yaitu Desa Tugu Selatan dan Batulayang. Terlambatnya LPJ itu dapat menyebabkan tersendatnya bantuan Dana Desa (DD) dan bantuan dana desa lainnya, sekaligus mengundang kesan bahwa kinerja aparatur desa kurang profesional dan berdampak juga pada citra Kades.

Ketika KupasMerdeka.com ke Desa Batulayang, Kades H. Iwan tidak ada di tempat, dan Sekdes sedang ke Kecamatan. Begitupun Desa Tugu Selatan, ketika ingin konfirmasi pada Kades H. Afif Lukman, menurut Stafnya ia sedang ke Bandung. Begitupun ketika KupasMerdeka.com ingin menemui Camat Cisarua Bayu, “Pak Camat, sibuk lagi ada tamu,” ujar Stafnya.

“Kalau soal LPJ, yang tahu Bendahara sama Kades. Sekdes lagi keluar, Kades berangkat ke Bandung,” kata seorang Staf Desa Tugu Selatan pada KupasMerdeka.com, Selasa (5/12).

Di tempat terpisah, seorang warga Desa Cibeureum yang tak mau disebut jati dirinya menyebutkan, memang Tugu Selatan laporan LPJ-nya belum tuntas ke Pemda. “Itu bisa jadi kendala akan turunya kucuran dana DD tahap berikutnya, termasuk juga bantuan pemerintah lainnya,” katanya.

“Kinerja Kades Tugu Selatan dinilai lamban untuk membangun infrastruktur wilayah desa. Tidak seperti dulu. Lihat saja! Pengecoran Jalan belum maksimal dan jembatan jalur jalan alternatif belum dibangun lagi,” ujar warga Tugu Selatan.

Sementara, lanjutnya, bangunan Masjid dengan sarana lengkap yang dibangun tak jauh dari rumah Kades Tugu Selatan “begitu bagus” dan akan jadi permanen atas prakarsa Kades sendiri.

Reporter: Tarno
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*