Komisi I DPR: Bebas Visa Harus Menguntungkan bagi Indonesia
JAKARTA (KM) – Rapat Panja yang diselenggarakan Komisi I DPR pada hari ini 21/11 membahas tentang kebijakan pembebasan visa bagi pengunjung dari mancanegara.
Terkait hal itu Wakil Ketua Komisi I TB Hasanuddin mengungkapkan bahwa dibebaskanya visa oleh pemerintah terhadap pengunjung dari 167 negara memiliki banyak sifat yang negatif, “misalnya pelanggaran-pelanggaran kriminal, narkoba dan lain sebagainya. Tadinya pemerintah itu berharap bebas visa biar banyak yang masuk, dan kita akan cek kebenaran informasi itu,” ucap Hasanuddin sebelum memasuki ruang rapat Komisi I DPR.
Politisi PDIP itu menjelaskan, “Kalau misalnya bebas visa itu menguntungkan untuk Indonesia tidak dipakai untuk kejahatan kriminal dan sebagainya, andaikan ada upaya-upaya signifikan dari pihak keamanan dan bisa menekan kriminalisme ya bagus karena… pariwisata itu menguntungkan di Indonesia.”
” Tapi mungkin ada beberaoa negara yang tidak usah dibebaskan, belum waktunya dibebaskan visanya,” lanjutnya.
” Nanti kita minta dulu data dari kepolisian, dari Imigrasi, negara mana saja yang kemudian ada dampak negatifnya.”
“Kalau positifnya ada misalnya [warga] negara-negara kaya masuk ke Indonesia kemudian turisnya itu menguntungkan ya oke saja,” imbuhnya.
Reporter: Indra Falmigo
Editor: HJA
Leave a comment