Kecamatan Leuwiliang Persiapkan Festival Budaya Sunda

Camat Leuwiliang Chairuka Judhiyanto tinjau pembuatan bentuk kuda yang terbuat dari injuk pohon aren (dok. KM)
Camat Leuwiliang Chairuka Judhiyanto tinjau pembuatan bentuk kuda yang terbuat dari injuk pohon aren (dok. KM)

BOGOR (KM) – Demi melestarikan dan perkenalkan seni budaya Sunda yang semakin punah dengan tujuan sejarah Sunda dikenal masyarakat global dan menjadi daya tarik wisata lokal maupun luar daerah, Camat Leuwiliang Chairuka Judhiyanto bersama budayawan, ahli seni Sunda dan para seniman beserta berbagai lapisan masyarakat kecamatan Leuwiliang akan adakan arakan dongdang hasil bumi dan pentas seni yang menceritakan kerajaan Salaka Nagara.

“Karena di Leuwiliang ada situs peninggalan Salaka Nagara di jaman Sunda kuno, bukan hanya rumah pohon Papabangbon, banyak seniman dan budayawan di Leuwiliang khususnya di wilayah Pabangbon yang akan menceritakan sejarah kerajaan Sunda Kuno dan justru ini yang akan menjadi daya tarik wisata lokal maupun interlokal,” ujarnya.

Acara arakan dondangan hasil bumi dan pentas seni cerita kerajaan Salaka Nagara sendiri akan dilaksanakan setelah acara gelaran seni budaya Sunda yang akan diselenggarakan Pemkab Bogor pada tanggal 25 Desember 2017 mendatang. Kecamatan Leuwiliang sendiri akan menurunkan 50 budayawan dan Kepala Desa serta para kader PKK Kecamatan Leuwiliang.

“Kita akan ikut menyemarakkan gelaran. Tujuanya untuk menarik wisatawan lokal dan interlokal. Dalam acara tersebut kita akan mendatangkan para seniman serta membawa pernak pernik seperti bentik kuda dan macan yang terbuat dari injuk yang terbuat dari pohon aren,” tukasnya.

Reporter: DP
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*