IPWL Pintu Hijrah Minta Masyarakat Laporkan Keluarganya yang Pecandu

Ketua umum IPWL Yayasan Pintu Hijrah, Dedy Saputra ZN (dok. KM)

BANDA ACEH (KM) – Ketua Umum Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Yayasan Pintu Hijrah ( SIRAH) Dedy Saputra ZN meminta agar masyarakat yang menjadi pecandu atau keluarga pecandu narkoba agar segera melaporkan diri ke Yayasan Pintu Hijrah Guna menjalani rehabilitasi Sosial, sebelum ditangkap oleh aparat penegak hukum.
Menurut Dedy, ini adalah perintah UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dimana pecandu narkoba wajib melaporkan diri untuk menjalani proses rehabilitasi medis atau sosial ke IPWL-IPWL Pemerintah atau yang ditunjuk oleh pemerintah seperti Yayasan Pintu Hijrah (SIRAH). “Negara dalam hal ini sudah sangat bersikap Humanis dengan melahirkan UU No 35, artinya bagi mereka yang mau melapor untuk rehabilitasi berarti tidak akan dipidana,”kata Dedy kepada KM kemarin, 11/11. 

“Di sisi lain keluarga yang dalam anggota keluarganya terdapat pecandu narkoba dan diketahui oleh keluarga tetapi dengan sengaja tidak melapor untuk mengikuti rehabilitasi maka bisa dipidanakan. Karenanya untuk menanggulangi penanganan narkoba secara komprehensif dan menyeluruh diperlukan kerjasama semua pihak termasuk keluarga yang didalamnya terdapat pecandu narkoba,” ungkapnya.

“Masyarakat diharap tidak takut untuk melapor, karena mereka yang melapor tidak dipidana, tetapi sebaliknya jika tidak melapor dan tertangkap oleh kepolisian maka proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya, walaupun akhirnya putusan pengadilan mengikuti proses rehabilitasi, namun berapa banyak waktu yang tersita dalam mengikuti proses dan alur persidangan itu, sebab daripada ditangkap atau masuk rumah sakit jiwa, lebih baik mengikuti prosess rehabilitasi apalagi itu amanah UU,” tutupnya.

Reporter: Najmi
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*