Gurandil Diberangus, Warga Nanggung Tuntut Tanggung Jawab Pemerintah Kecamatan

BOGOR (KM) – Tuntut solusi dan pertanyakan peran serta kehadiran pemerintah terhadap masyarakat, puluhan masyarakat dari berbagai Desa Se-Kecamatan Nanggung adakan audiensi di Kantor Kecamatan Nanggung yang diterima oleh Kasie PKM Kecamatan Nanggung, Ridwan, Senin 5/11.

Diberangusnya gurandil atau tambang liar di kawasan itu begitu saja menimbulkan dampak luas bagi kehidupan masyarakat di Kecamatan Nanggung. Menurut warga, ratusan anak putus sekolah, baik tingkat pesantren, SD, SMP, SMA hingga pendidikan formal lainnya, daya jual beli masyarakat melemah dan tingkat pengangguran serta perceraian tumbuh pesat, dan pembangunan infrastruktur rendah.
Isep Pirdaus (30), salah satu perwakilan warga mengatakan, “Solusi dari pemerintahan Desa hingga Kecamatan terkesan pasif, setelah pemberangusan gurandil tidak ada untuk merelokasi, membuka potensi-potensi daerah yang ada yang tentunya bisa mensejahterakan warga, perekonomian di Kecamatan Nanggung menurun secara drastis,” ujarnya.

Masih kata Isep melanjutkan,”Paska diberangusnya gurandil, sangat berdampak di Desa Cisarua, Malasari, Bantar Karet, dan Desa Curug Bitung, bahkan Desa Pangkal Jaya yang paling drastis”,

“Poin yang pertama harus ada solusi lain supaya masyarakat ini sejahtera, kita masyarakat mayoritas gurandil ini harus kemana. Kedua kesenjangan sosial ini sehingga harus kemana, jangan sampai yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin,” pungkasnya.

Tidak mempunyai kapasitas memutuskan, Ridwan, Kasi PKM Kecamatan Nanggung, menerima semua aspirasi warga, dan akan menyampaikan kepada atasannya.

“Pak Camat ada rapat di Cibinong, jadi tidak bisa saya menyusul kesana, untuk menyampaikan soal usulahan warga yang ingin kesejahtraan, kita harus duduk bareng kembali mencari solusi yang terbaik bagi warga masyarakat Nanggung,” ujarnya.

Reporter: DP
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*