Wanita PSK Di Jalur Puncak Masih Marak

Kawasan Jalur Puncak Wilayah Para PSK. Foto. (dok. Tarno/KM)

BOGOR (KM) – Wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) yang berada di kawasan jalur Puncak, Bogor, ternyata masih marak menjajakan dirinya, tanpa malu-malu menawarkan kepada para lelaki yang kebetulan lewat di depannya.

Hal itu terjadi kepada wartawan KupasMerdeka.com sewaktu lewat di dekat kawasan Grand USSU Cisarua, ketika dua wanita menyapa, wanita usia muda dan seorang lagi paruh baya menawarkan diri untuk dikencani.

“Pak boleh temenin dong? Cukup dua ratus bisa puas. Bisa di kontarakan saya, di Leuwimalang, biar kita nyaman bisa sambil nyantai,” rayu wanita muda seraya yang seorang lagi menimpali, dengan bahasa yang vulgar menawarkan dirinya.

Di tempat terpisah, H. Aceng, tokoh ulama Bogor mengatakan pada KupasMerdeka.com, Selasa 24/10, bahwa perempuan malam yang masih berada di kawasan jalur Puncak tak akan bisa sepi. Keberadaanya akan tetap ada hingga sampai nanti meskipun dirazia atau diusir sekalipun.

“Itu penyakit masyarakat. Wanita PSK walaupun diberantas, tetap saja akan beroperasi secara sembunyi, mereka memang harus dibenahi dan diarahkan. Karena sudah menjadi profesinya,” sebutnya.

“Sebetulnya masyarakat dan pemerintah harus proaktif dalam mencari solusinya. Untuk membimbing dan mengarahkan, kembali ke jalan yang benar,” tambah Aceng.

Reporter: Tarno
Editor: HJA 

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.