Senat Mahasiswa FUF UIN Ar-Raniry Lantik DEMA FUF Baru
BANDA ACEH (KM) – Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (SEMA-FUF) UIN Ar-Raniry mengadakan pelantikan bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (DEMA-FUF), Lembaga Dakwah Fakultas Mushalla Az-Zhilal dan Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) se-lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat periode 2017-2018 di aula Pasca Sarjana UIN Ar-Raniry, Kamis (5/10/2017).
Kegiatan ini mengusung tema “Revitalisasi visi pemimpin dalam mewujudkan misi kepemimpinan”. Turut hadir dalam pelantikan pimpinan Fakultas, yakni Dekan, Wakil Dekan, Kaprodi, para dosen serta para Ketua Organisasi Mahasiswa se-lingkungan UIN Ar-Raniry.
Munawir selaku Panitia menyampaikan “rasa terima kasih yang sebesar-besarnya” kepada seluruh panitia pelaksana kegiatan yang sudah berpartisipasi dalam andil menyukseskan kegiatan pelantikan bersama ini. “Semoga dengan pelantikan yang baik ini merupakan cikal bakal majunya organisasi mahasiswa ushuluddin kedepan dengan amanah kepemimpinan ini,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan Mardhiah, Ketua SEMA-FUF. “Terimakasih kepada para pegurus demisioner yang sudah berkiprah dalam memajukan organisasi mahasiswa yang ada di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat ini,” katanya.
“Diharapkan untuk pengurus yang baru agar lebih maju lagi dalam menjalankan estafet kepengurusan dan amanah yang diberikan ini sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing serta mampu bersinergi dengan yang lainnya,” lanjutnya.
“Senat juga mengharapkan kepada Kaprodi dari masing-masing HMP untuk selalu membimbing dan mengarahkan HMPnya masing-masing”, sambungnya.
Dalam sambutannya usai melantik, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Dr. Lukman Hakim menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. “Di tangan kalianlah estafet Organisasi Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Fisafat ini akan maju dan berkembang. Melalui organisasi banyak melahirkan pemimpin dan orang-orang sukses baik itu di bidang birokrasi maupun politisi, karena di dalamnya di bentuk untuk menjadi insan akademis dan organisatoris.”
“Para aktivis mahasiswa agar dapat menyeimbangkan antara organisasi dan akademik, jangan hanya aktif di satu sisi saja. Jangan menjadi mahasiswa kunang-kunang (kuliah nangkring-kuliah nangkring), kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) ataupun menjadi kutil (kuliah tidur, lama lagi),” ujarnya yang di sambut tawa oleh para mahasiswa yang hadir.
Lukman Hakim juga mengapresiasi prodi-prodi yang ada di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat yang saat ini semakin berwarna dalam kemajuan di bawah andil ketua prodi yang berkompeten.
“Dosen-dosen yang ada di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat untuk selalu mendukung penuh kegiatan kemahasiswaan agar terus maju membawa perubahan ke arah ushuluddin jaya. Sebagaimana petuah sesepuh kita yang selalu menggelorakan semangat ke-ushuluddinan dengan teriakan yel-yel (Ushuluddin..jaya.., jaya..Ushuluddin),” tutupnya.
Reporter: Hendria irawan
Editor: HJA
Leave a comment