SD Tunas Global Depok Wakili Kecamatan Pancoranmas dalam Lomba Kantin Sekolah Sehat

Koordinator kantin sekolah Tunas Global Nurmainim (baju hitam) bersama para siswa di kantin sekolah (dok. KM)
Koordinator kantin sekolah Tunas Global Nurmainim (baju hitam) bersama para siswa di kantin sekolah (dok. KM)

DEPOK (KM) – Sektor Pendidikan Kota Depok khususnya saat ini sedang menyongsong Lomba Kantin Sehat di sekolah. Hal tersebut yang turut dipersiapkan UPT Pendidikan Pancoranmas. Dari sekian banyak SD yang berada di wilayah Kecamatan Pancoranmas, SD Tunas Global dipilih sebagai kandidat peserta Lomba Kantin Sekolah Sehat.

Itulah yang diungkapkan kepala UPT Pendidikan Pancoranmas Djunaedi Chandra saat ditemui wartawan KM di ruang kerjanya, Senin 16/10. “Lomba kantin sehat pada tingkat sekolah berdasar pada kekhawatiran dari orang tua siswa saat ini sibuk bekerja. Sebagian besar dari mereka tidak sempat membuat bekal makanan untuk anak di sekolah. Sebagai gantinya mereka justru memberi uang jajan lebih berharap anak bisa membeli makanan sehat di kantin sekolah. Dengan adanya lomba kantin sehat saya dan kita semua berharap ketenangan yang ada pada orang tua bisa terobati,” papar Djunaedi.

Sementara koordinator pengelolaan kantin sekolah Yayasan Mandiri Tunas Global Nurmainim saat berbicara pada wartawan KM di kantin sekolah nya 16/10 menyatakan, “Saya atas nama pihak sekolah saat ditunjuk sebagai peserta lomba kantin sehat untuk mewakili Kecamatan Pancoranmas akan selalu berpedoman pada Badan [Pengawas] Obat dan Makanan (BPOM) yang sudah menetapkan peraturan kantin sehat sekolah itu seperti apa.”

“Menurutnya, pertama adalah makanan tidak mengandung cemaran mikroba karena dapat menyebabkan infeksi dan keracunan pada manusia khususnya para siswa, jangan beli makanan dan minuman yang warnanya terlalu mencolok atau cerah karena terkadang menggunakan zat pewarna yang berlebih, jangan beli makanan yang keras atau gosong karena dapat menyebabkan kanker dan kerusakan ginjal. Saya bersama pihak sekolah melalui para wali kelas masing-masing selalu mengaajarkan kepada siswa untuk cek label kemasan sebelum membeli. Selayaknya kantin sekolah mempunyai tempat cuci tangan,” jelasnya.

Dirinya pun menambahkan, idealnya di depan kelas ada satu wastafel. “Nah kami sudah melakukan hal tersebut. Kepercayaan para orang tua siswa tumbuh saat mereka langsung turut jajan dan makan di kantin ini. Semoga kepercayaan pihak UPT Pendidikan Panmas sebagai sekolah yang terpilih bisa terus meningkatkan mutu kesehatan pada kantin sekolah ini,” pungkas Nurmainim.

Reporter: Gie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*