Prabowo: Sistem Politik di Indonesia Bahayakan Asas Demokrasi

Prabowo Subianto, Zulkifli Hasan dan Dino Patti Djalal di acara
Prabowo Subianto, Zulkifli Hasan dan Dino Patti Djalal di acara "Arti Nasionalisme di Abad ke-21", Jakarta Sabtu 21/10 (dok. KM)

JAKARTA (KM) – “Mungkin semua negara setuju kalau tujuan negara [adalah] untuk menciptakan suatu keamanan bagi rakyatnya dan kesejahteraannya. Rakyat harus merasa aman dan mendapatkan kesejahteraan, baru negara tersebut bisa dibilang berhasil.” Demikianlah kata-kata Prabowo Subianto dalam acara Arti Nasionalisme di Abad ke 21 di Kasablanka, Jakarta, kemarin 21/10.

“Kita bisa lihat sendiri apakah negara kita saat ini sudah aman… dari penindasan, dan selanjutnya apakah kita bisa melihat, apakah negara kita aman dalam menjalankan dan menjaga negaranya,” lanjut ketua umum Partai Gerindra itu.

Masih kata Prabowo, karena semua negara ingin aman, terjadilah seperti perebutan wilayah, perebutan sumber daya ekonomi, hegemoni, ruang hidup, dan faktor agama.

“Sekarang ini kita bisa lihat, negara-negara sedang menghadapi lonjakan populasi, oleh sebab itu negara berlomba-lomba dalam memperluas wilayahnya, oleh sebab itu sering terjadi gesekan antar Negara,” tandas bakal capres 2019 itu.

Prabowo menambahkan, “mampukah negara kita memberikan keamanaan dan kesejahteraan pada rakyatnya di tengah persaingan antar negara yang makin ketat, sementara yang kita ketahui kekayaan kita hanya 1% saja dikuasai oleh segelintir kelompok?”

“Menurut sebuah studi penelitian lembaga Internasional,pendidikan kita megalami penurunan berada di 65 dari 75 total Negara, ini harus diakui, bahwa ini suatu kelemahan kita,” sambungnya.

Prabowo menambahkan, dirinya prihatin dan sedih melihat anak-anak di NTT dimana 2 dari 3 anak masih ada yang kurang gizi. “Mungkin bahasa tepatnya kelaparan, artinya terjadi degradasi kualitas generasi bangsa,” katanya.

Lebih jauh kata Prabowo, “semakin lemah negara kita, kita akan kehilangan wilayah kita, kekayaan kita dan lain-lain, kita harus mampu menutup kekurangan kita dengan berbagai kelebihan yang ada di negara kita,” sambungnya.

“Kalau saya punya pandangan bahwa demokrasi kita berada dalam kondisi rawan. Ini pandangan saya. Karena ini mungkin kesalahan elite Indonesia. Sistem politik yang kita [terapkan] sekarang adalah sistem yang membahayakan asas demokrasi itu sendiri. Karena sistem negara kita sekarang belum berhasil membuat sistem yang memunculkan pemimpin-pemimpin muda yang pinter dan berakhlak, sistem saat ini adanya main uang. Jadi saya kira menurut pendapat saya kita harus jujur, demokrasi kita yang kita bangun dengan susah payah sedang berada dalam keadaan rawan,” ujar Prabowo, yang disambut tepuk tangan penonton.

Sementara itu, menurut Ketua MPR Zulkifli Hasan, nasionalisme di abad 21 seharusnya bertujuan agar “kita bisa berkumpul di negara ini, sudah tidak ada gangguan, tidak ada masalah apa-apa, karena pendiri negara kita telah mendirikan negara yang kokoh.”

“Itulah yang… di MPR disebut 4 Pilar yang menjadi pondasi Negara kita. Oleh karena itu, kalau masih ada yang mempermasalahkan identitas, ras dan lain-lain, maka akan terjadi kemunduran dalam bernegara,” ucap Zulkifli dalam pidatonya.

“Kita harus menatap kedepan, nasionalisme harus tumbuh sejalan dengan perkembangan zaman,” sambungnya.

“Kita bisa lihat saat pemilihan Pilgub DKI Jakarta berjalan menegangkan, namun pada akhirnya kita semua menerima dengan lapang dada.”

Zul meyakini, “jika ada tenaga kerja kita yang belum mendapatkan pekerjaan di negara kita, maka utamakan, jangan mengutamakan tenaga kerja dari luar negara kita, karena kita harus mensejahterakan masyarakat kita dahulu,” ujar ketua MPR RI itu.

“Dalam sila kelima telah disebutkan ‘keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’, oleh karena itu kita harus bersatu. Apabila ada yang bilang belum bersatu, itulah karena kita belum berdaulat,” jelas Zulkifli dalam pidatonya.

Reporter: Indra Falmigo
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.