Polisi Bekuk Sopir Ojek Online yang Jadi Pengedar dan Kurir Sabu

Sopir ojek online jadi pengedar sabu diringkus Polres Metro Jakarta Timur, Konferensi Pers Jumat 27/10 (dok. KM)
Sopir ojek online jadi pengedar sabu diringkus Polres Metro Jakarta Timur, Konferensi Pers Jumat 27/10 (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Andri Wibowo mengungkap bahwa pihaknya telah meringkus seorang sopir ojek online yang didapati menyimpan sabu. Pria yang ditangkap Anggota Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur tersebut berinisial LN (28).

“Tersangka diamankan karena kedapatan memiliki dan menyimpan dan atau menguasai narkotika jenis sabu,” ujar Kapolres Metro Jakarta Timur saat menggelar kemarin 26/10.

Lanjut Kapolres, yang bersangkutan ditangkap Anggotanya di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, tepatnya di depan Samsat Jakarta Timur, pada hari Jumat (29/9/2017), sekitar pukul 14:30 WIB.

“Dari tersangka diamankan enam plastik klip berisi sabu berat bruto 56.83 gram, mobil Nissan Livina B 1275 KMD dan 1 buah timbangan digital,” ungkap Kapolres.

Lebih jauh dijelaskan Kapolres, tersangka LN ditangkap berawal dari infomasi masyarakat bahwa di pangkalan depan Samsat Jl DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, sering terjadi transaksi narkoba.

Berbekal informasi tersebut, Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, menindaklanjuti dan melakukan pengamatan selama 4 hari. Kemudian ada sebuah mobil Nisan Livina warna silver parkir dan berhenti.

Selanjutnya anggota, kemudian melakukan penggeledahan badan, saat digeledah dalam kantong celana tersangka LN ditemukan amplop putih dan bungkus rokok Sampoerna Mild yang berisi narkoba jenis sabu.

Tidak sampai di situ saja, selanjutnya anggota juga melakukan penggeledahan di mobil milik tersangka LN dan di dalamnya ditemukan box styrofoam yang berisi 1 plastik klip narkoba jenis sabu dan 1 buah timbangan digital.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka mengaku, narkotika siap edar tersebut ia dapatkan atau sesuai suruhan dari seorang pria bernama Kuro yang saat ini masih dalam pencarian pihak kepolisian (DPO).

Selain itu tersangka juga mengaku bahwa dirinya sudah yang kelima kalinya mengambil narkotika dari tersangka Kuro (DPO), dan yang bersangkutan mendapat bayaran antara 3 juta hingga 5 juta setiap pengambilan.

“Tersangka LN tidak kenal langsung dengang Kuro tetapi selalu ditemani oleh penghubung bernama Andre (DPO),” ungkap Kombes Andri.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) UU RI no. 35 Tahun 2009 tentang narkoba. LN kini diamankan di Mapolres Metro Jakarta Timur untuk diproses hukum lebih lanjut.

Reporter: Is
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*