Pembuatan e-KTP di Jakarta Timur Masih Sangat Lambat, Warga Tuding Pemerintah “PHP”

Antrian warga Kelurahan Lubang Buaya saat perekaman e-KTP, Selasa 10/10 (dok. KM)
Antrian warga Kelurahan Lubang Buaya saat perekaman e-KTP, Selasa 10/10 (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Animo masyarakat untuk melakukan perekaman KTP elektronik cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dalam ramainya masyarakat yang memadati pelaksanaan perekaman KTP-el di Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Dalam pantauan KM dan menurut keterangan petugas kelurahan, volume warga yang merekam data per harinya mencapai 250-300 jiwa, sehingga antrian pun cukup lama.

Namun bukan antriannya saja yang lama. Setelah perekaman, warga pun harus menunggu pencetakan KTP-el yang memakan waktu jauh lebih lama, bahkan lebih dari 1 tahun untuk mendapatkan KTP-el tersebut.

“Saya rekam data untuk e-KTP sudah 1 tahun lebih tapi belum juga jadi. Janji doang petugas kelurahannya. Padahal kalau liat di running text TV katanya pemerintah pusat sudah mendatangkan blangko e-KTP cukup banyak tapi kenyataan jauh banget. Pegel saya mas nanyain terus,” geram Nia, salah satu warga setempat.

Hal senada diungkapkan Rusmi selaku Ka. Satpel Kelurahan Lubang Buaya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya kemarin 10/10.

“Betul mas, terkadang saya dan kawan-kawan di kelurahan bagian yang sering kena omelan warga. Kenyataannya blanko e-KTP turun itu hanya 50 buah/minggu itu pun masih harus dibagi 8 kelurahan yang ada di kecamatan cipayung. Coba mas bayangin aja. Saya pingin pingin pihak pemerintah kota Jaktim cepat tanggap dalam melihat volume warga untuk pembuatan e-KTP dan pemerintah pusat janganlah menjadi menjadi PHP [Pemberi harapan palsu] seenaknya berkoar di media bahwa blangko e-KTP sudah banyak didistribusikan ke kelurahan. Ya efeknya masyarakat nagihlah. Kita petugas yang dibawah yang sering kena semprot warga,” pungkas Rusmi dengan nada geram.

Reporter: Gie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*