Organisasi dan LSM Lintas Agama Gelar Konser Amal untuk Rohingya

Penampilan pada Konser Amal untuk Rohingya di kafe 3 in 1 Coffee, Lampineung, Banda Aceh Rabu 4/10 (dok. KM)

BANDA ACEH (KM) – Perkumpulan ADO (Awak Droe Only) dan organisisasi Lintas Agama serta Komunitas/LSM Lintas generasi menggelar Konser Amal untuk Masyarakat Rohingya di Coffee 3 in 1 Lampineung, Banda Aceh, Rabu malam (4/10/2017).

Acara ini dimeriahkan oleh beberapa musisi dan band ternama di Aceh, seperti Teuku Andi Seuramoe Reggea, Zoel Keudah, Ulfa dan Gatot Bela Negara, Cillia Cinta, ASA Band, CuEX Band, Aleppo Band dan 154 Band.

Penggalangan dana ini sendiri merupakan rangkaian kegiatan Penggalangan Dana Untuk Rohingya yang digagas oleh beberapa Organisasi Lintas Agama di Aceh.

Panitia Konser Amal untuk Rohingya, Tathi Yunis menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan “bentuk kepedulian kami kepada saudara kami warga Rohingya.”  

“Kita tau beberapa waktu terakhir mendapat perlakuan yang tak baik dari pemerintah setempat dan di usir dari kampung halaman,” ungkapnya.

Acara ini, kata Yunis, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penggalangan dana yang berlangsung dari tanggal 1 Oktober sampai nanti 8 Oktober 2017.

Rangkaian acara tersebut digagas ADO, Yayasan Hakka Aceh, Young Voices Indonesia, Youth Forum of Aceh, Children & Youth Disabilities, Aceh Leader Project, RPuK, Gema Budhi, GPIB, GBI WTC, Gereja Bethel, Politeknik Aceh, Alumni Politeknik Aceh, Vihara Sakyamuni Banda Aceh dan Yayasan Anak Bangsa.

Sementara itu, dalam kegiatan konser amal tersebut turut berpartisipasi ormas dan LSM  Lakpesdam NU,PMII,PII,Perguruan Methodist Banda Aceh,PKBI Aceh, KOALISI BERSAMA RAKYAT (KIBAR) Kota Banda Aceh,JSI (Jaringan Survei Inisiatif),Vihara Dewi Samudera dan Kata Hati institute.

“Dalam hal ini juga kita ingin sampaikan kepada dunia luar bahwa toleransi dan keberagaman berjalan dengan sangat baik di Aceh, non Muslim di Aceh bisa hidup nyaman dan tidak terganggu di Aceh bahkan kita bisa saling bekerjasama,” Kata Putra Samalanga tersebut.

Yunis mengatakan, “hasil dari aksi ini akan kita serahkan ke Sekretariat Bersama Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPU) Aceh sebelum disalurkan,” cetusnya.

Yunis juga menambahkan bahwa dana yang sudah terkumpul semenjak hari pertama pembukaan posko di depan Kantor Yayasan Hakka Aceh, ada sekitar Rp. 28 juta per 3 Oktober. “Dana ini setiap hari bertambah dan terus di-update,” imbuhnya.

“Sementara dana yang sudah terkumpul dari kegiatan konser amal tersebut yang berlangsung di 3 in 1 Caffee berjumlah sekitar 2,4 juta Rupiah,” tutupnya.

Reporter: Ariandy/Najmi
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*