Mengaku Kesulitan Mengisi Sipol KPU, PAN Kerahkan Tenaga 40 Orang
JAKARTA (KM) – Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengaku bahwa pihaknya merasa kesulitan mengisi Sistim Informasi Partai Politik (Sipol) KPU karena tidak ada format pengisian, sehingga harus mengetik sendiri. “Bahkan di bantu 40 tenaga,” katanya.
“Makanya telat datang karena begadang,” ujarnya.
“Sampai saya turunkan 40 anak-anak, ngetik satu-satu kan, bayangkan itu sampai malam, sampai jam 24.00 WIB. Waktunya kan mepet, terbatas, nah kalau sejuta Kartu Tanda Anggota (KTA) saja bayangkan ngetik alamatnya itu banyak itu butuh waktu satu minggu,” ucap Zul.
Partai politik peserta Pemilu 2019 wajib mengisi data dalam sipol sebagai syarat mendaftar. Hal ini tertuang dalam PKPU RI Nomor 11 Tahun 2017 tentang pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik peserta pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
“Begitu sudah ada partai yang mendaftar, dan dinyatakan lengkap, artinya dokumen sudah diterima KPU. Maka akan dibuka aksesnya sehingga publik juga bisa mengetahui, partai apa yang sudah mendaftar,” lanjut Ketua MPR itu.
“Selain itu publik harus mengetahui dimana pendaftarannya, siapa saja yang sudah mendaftar, dan dimana,” jelasnya.
Reporter: Indra Falmigo
Editor: HJA
Leave a comment