Longsor Rusak Ratusan Rumah Warga Takokak, Ormas GEMPA Galang Dana

Aktivis ormas GEMPA membantu korban longsor di Kecamatan Tekokak, Cianjur (dok. KM)

CIANJUR (KM) – Pergerakan tanah dan longsor yang disertai hujan mengakibatkan ratusan rumah warga di Kecamatan Tekokak, Cianjur, Jawa Barat,  rusak parah.

Hingga berita dturunkan, data korban dan kerugian belum bisa dipastikan, namun tercatat 800 rumah warga dari 22 RT di Desa Waringin Sari, rusak parah. Selain rumah, akses jalan yang menghubungkan lima desa di kecamatan tersebut juga ambles akibat pergerakan tanah, termasuk puluhan hektar lahan pertanian tidak bisa ditanami karena amblas.

Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menyatakan status tanggap darurat selama tujuh hari ke depan. Pemda akan merelokasi rumah-rumah warga yang terkena dampak dari pergerakan tanah dan longsor. Bantuan kemanusiaan saat ini terus mengalir dari berbagai pihak termasuk relawan dari DPP dan DPD “Gerakan Muslim Penyelamat Akidah” (GEMPA) yang mendatangi lokasi sejak kejadian berlangsung dengan membawa bantuan kemanusiaan hasil sumbangan dari seluruh anggota GEMPA yang dikordinir oleh DPD Gempa melalui DPC.

“Alhamdulillah aktivis GEMPA sudah ada di lokasi sejak kejadian dan membentuk Posko untuk membantu menyalurkan bantuan dari anggota GEMPA langsung kepada korban di 7 titik pengungsian,” ungkap Al Haidar, Ketua DPD GEMPA Bogor.

Menurut Al Haidar, berdasarkan pemantauan di lokasi saat ini, yang mereka butuhkan adalah tenda tempat berteduh, sembako, baju layak pakai dan tempat pengungsian, mengingat pergeseran tanah masih terus berlangsung.

“Mereka saudara kita yang lagi diuji oleh Allah SWT sangat berharap pertolongan kita. Mungkin baju yang sudah tidak terpakai oleh kita bagi mereka sangat berharga dan sangat dibutuhkan. Mereka dalam kelaparan dan sebagian terancam akan kelaparan apabila kita membiarkannya… Mereka tidur kedinginan, butuh selimut dan tempat yang layak,” tutup Al Haidar.

Reporter: M Egy
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*