Ditagih Janjinya untuk Beri Keterangan, Camat Cimanggis Blokir Kontak Wartawan

Camat Cimanggis Hendri Mahawan, saat memberikan keterangan kepada pers di kantor kecamatan Cimanggis kemarin 2/6 (dok. KM) Camat Cimanggis Hendri Mahawan, saat memberikan keterangan kepada pers di kantor kecamatan Cimanggis kemarin 2/6 (dok. KM)

DEPOK (KM) – Seharusnya aparatur sipil Negara (ASN) menjadi contoh bagi masyarakat. Namun hal ini nampaknya tidak dicontohkan oleh Camat Cimanggis Hendry Mahawan. Beberapa bulan lalu, Hendry sempat diberitakan oleh  surat kabar mingguan Radar Nusantara terkait perselingkuhan dirinya dengan wanita-wanita yang bukan pasangan resminya. Dirinya membantah kabar miring tersebut melalui media surat kabar cetak dan online, termasuk KupasMerdeka.com.

“Saya sudah membuat hak jawab baik di surat kabar cetak Radar Nusantara melalui Pimpinan Redaksinya maupun Dewan Pers, nanti saya tunjukin bukti suratnya yang diterima redaksi Radar Nusantara maupun yang diterima Dewan Pers,” papar Hendry beberapa bulan lalu.

Namun hingga saat ini awak media hanya mendapatkan janji yang tak kunjung ditepati.

Pekan ini beredar lagi kabar tak sedap tentang dugaan perselingkuhan Camat Cimanggis tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima watawan KM melalui kesaksian 2 orang yang pernah bertugas sebagai Satpol PP Kecamatan Cimanggis yang enggan disebutkan namanya dan 1 orang lagi narasumber yang masih bertugas di Kecamatan Cimanggis sebagai Satpol PP, berita yang ditulis Radar Nusantara itu “asli kebenarannya”.

“Hanya saja saya lihat wartawan dalam tulisannya gak jelas dan serasa gak masuk akal. Masa perempuan yang diberitakan ada di tiap kelurahan di kecamatan Cimanggis? Lah kaya kegantengan amat itu Camat Cimanggis,” ujarnya.

“Yang sebenarnya itu cewek selingkuhan Camat Cimanggis itu orang simpanan dan hanya 1 orang dan itu sudah lama sampai sekarang. Mana ada bang maling ngaku, ya penjara pasti penuhlah. Coba aja dari janjinya waktu ngumpulin wartawan katanya mau nunjukin bukti surat somasi ke Radar Nusantara dan pengaduan ke Dewan Pers tapi mana kan sampai sekarang ga ada? Itu mah kebohongan camat aja bang,” sambungnya.

Saat awak media kupasmerdeka mengkonfirmasi kepada Camat Hendry di ruang kerjanya Jumat lalu 20/10, Hendry memaparkan, “Isu tentang perselingkuhan itu sebenarnya sering dihembuskan dengan orang yang tidak suka dengan majunya kinerja yang ada di Kecamatan Cimanggis. Itu dari camatnya sebelum saya. Nah masalah bukti somasi saya nanti saya kirim melalui WA abang aja itu disimpen sama staf saya. Mending abang beritain aja kegiatan di Kecamatan Cimanggis yang positifnya,” tutur Hendry.

Namun kenyataannya berbeda. Saat wartawan KM bermaksud menanyakan janji Hendry yang akan mengirimkan bukti somasi kepada redaksi Radar Nusantara dan pengaduan pada Dewan Pers, Hendry malah memblokir WhatsApp wartawan KM. Hingga berita ini diturunkan, Camat Cimanggis masih belum memberikan respon.

Reporter: Gie
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*